Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Oposisi Thailand Inginkan Lebih ‘Sedikit’ Demokrasi

Published 05/02/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

ying luckBangkok, LiputanIslam.com—Kelompok oposisi Thailand atau yang sering disebut kelompok ‘kaus kuning’ sebenarnya menginginkan lebih sedikit demokrasi. Mereka tahu, bila pemilu diadakan dengan lancar, mereka akan kalah. Karena itulah mereka menuntut agar pemerintahan dipegang oleh sebuah ‘Dewan Rakyat’ yang tidak dipilih melalui pemilu. Demikian kesimpulan dari analisis yang ditulis Keri Philips dari abc.net.au kemarin.

Selama masa pemilu tanggal 2 Februari lalu, para demonstran antipemerintah memblokade beberapa tempat untuk mencegah terdistribusinya surat suara dan memboikot paksa beberapa tempat pemungutan suara, serta melarang masyarakat untuk memberikan suaranya. Alhasil, sekitar 10 ribu TPS di 9 propinsi tidak bisa menyelenggarakan pemungutan suara. Namun demikian, pemilu tetap dilaksanakan.

Situasi memanas di Thailand ini seiring terus berlangsungnya demo anti pemerintahan Yingluck Sinawatra. Massa yang bergerak dibawah pimpinan Suthep Tsaugsuban terus mendesak turunnya Yingluck dari tampuk kekuasaan Perdana Menteri. Suthep menganggap adik dari mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra ini hanyalah boneka dan perpanjangan tangan Takshin. Takshin sendiri, dikudeta oleh militernya pada tahun 2006 atas tuduhan korupsi dan membeli suara.dan Thaksin yang kini berada di Dubai, dipercaya masih mengendalikan pemeritahan dalam negeri Thailand dari sana.

Suthep Tsaugsuban, mantan Sekretaris Jendral Partai Demokrat yang mengundurkan diri dari Parlemen pada tahun 2011, menunjuk dirinya sendiri sebagai sekretaris Jendral Komite Reformasi Rakyat Demokrat (People’s Democratic Reform Comittee) pada tahun 2013.

Menurut The Nation, massa PDRC antipemerintah tak akan mau mundur meski prospek kemenangan mereka semakin kabur. Sebagian percaya, kondisi ini akan berlangsung berlarut-larut.

“Rasanya semua ini tak akan berakhir,” ungkap Pitchayanand Piangchan, seorang pebisnis dari Prachin Puri yang datang bersama suaminya setiap akhir pekan selama berminggu-minggu untuk bergabung dengan demonstran.

“Ini akan jadi pertempuran panjang, semua ini mungkin akan berlarut-larut,” kata seorang feminis PDRC, Thaicha na Nakorn. (LB/abc.net.au/thenation)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account