Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Pertikaian Karbala, Sisi Lain Konflik di Irak

Published 03/07/2014 5 Min Read
Share
5 Min Read
SHARE

ayatollah-mahmoud-al-hassani-al-sarkhiLiputanIslam.com — Di tengah-tengah konflik Irak yang tengah memanas antara pasukan pemerintah dan milisi-milisi pendukung pemerintah melawan kelompok-kelompok militan wahabi pimpinan ISIS, di Karbala terjadi konflik lain yang sangat menarik untuk dicermati.

Konflik bermula, Rabu (2/6), ketika kepala kepolisian Provinsi Karbala yang baru, Brigjen Ghanem al-Ankushi, memerintahkan pembongkaran benteng beton di sekeliling kantor Mahmoud al-Hasani al-Sarkhi dan merampas sejumlah senjata di dalamnya.

Menyaksikan benteng pertahanannya dibongkar, pengikut-pengikut al-Sharki pun memobilisir diri, sementara aparat keamanan memblokade komplek perkantoran Sheikh Sharki di kawasan pemukiman Saif Saad di selatan Karbala.

Tanpa mempedulikan kedatangan pengikut-pengikut al-Sharki, politi meneruskan pekerjaan pembongkaran benteng. Pangikut al-Sharki pun menembak dan 2 petugas keamanan tewas.

Tidak butuh waktu lama, polisi pun melakukan penyerangan ke kompleks al- Sharki, melukai beberapa pengikut sang Sheikh.

Benteng beton yang dibangun Mahmoud al-Hasani al-Sarkhi telah banyak diprotes oleh warga, karena mengganggu akses penduduk untuk pergi ke kawasan lain di dalam kota.

Tembak-menembak pun meluas setelah pengikut al-Sharki berdatangan dari daerah-daerah lain. Demikian juga, aparat keamanan mendatangkan pasukan tambahan dari kota Najaf yang berdekatan.

Aparat keamanan pun menerapkan jam malam dan helikopter-helikopter terbang di atas kawasan pemukiman Saif Saad.

Ada laporan-laporan yang berbeda tentang pengeboman terhadap komplek kantor al-Sharki. Sementara polisi mengumumkan penangkapan sekitar 100 pendukung Sharki di kompleks perkantorannya.

Kabar penyerbuan tersebut memicu ribuan pendukung al-Sharki melakukan berbagai aksi protes di Basra, Naisiriyah dan al-Diwaniyah. Pendukung-pendukung al-Sharki menggelar aksi demonstrasi damai di Nasiriyah. Namun aksi kekerasan pengikut al-Sharki tidak terjadi di Basra, al-Diwaniyah maupun Baghdad.

Menurut pengamat politik Irak, Hisham al-Hashimi, keputusan polisi menyerang kompleks perkantoran al-Sharki , yang kini bersembunyi di tempat rahasia, adalah keputusan yang sembrono.

Dia mengatakan “pasukan keamanan tidak tepat waktu berkonfrontasi dengan al-Sharki, terutama bahwa ia merasa kuat di hadapan kelemahan aparat keamanan terkait perkembangan di provinsi-provinsi utara.”

Dia menambahkan : “al-Sharki perlu membuktikan bahwa ia tidak terkait dengan Partai Baath, ISIS dan Arab Saudi.”

Al-Sharki menentang fatwa Ayatollah Ali al-Sistani, ulama Shiah terbesar di Irak, yang menyerukan warga Irak untuk berjuang bersama pasukan keamanan melawan teroris ISIS.

Al-Sharki tidak banyak memiliki pendukung di Irak. Meski demikian dia memiliki ratusan pengikut di ibukota Baghdad dan kota Nasiriyah dianggap benteng pertahanannya. Ia memiliki tiga pendukungnya yang menjalankan masjid di sana, di mana sekitar 3.000 pendukungnya hidup. Al-Sharki juga mengandalkan dukungan dari provinsi kaya minyak Basra dan memusatkan banyak kegiatan di sana melalui lingkungan kelas pekerja seperti di al-Hayaniyah, al-Jamiat dan Hay al-Hussein.

Al-Sharki mengidentifikasikan dirinya sebagai panduan atau otoritas keagamaan meskipun tak satu pun dari para ulama besar mengakui hal itu. Dia mengeluarkan surat sendiri yang melibatkan pertanyaan yang diajukan kepada para sarjana yang memenuhi syarat untuk memberikan putusan dan jawaban atas pertanyaan hukum agama didasarkan pada doktrin Syiah Jaafari.

Sarkhi telah bergabung dengan Hawza (sekolah tingga agama) di Najaf sesaat sebelum jatuhnya rezim Saddam Hussein dan belajar di tangan Mohammed Sadiq al-Sadr, ayah Muqtada al-Sadr. Tapi Sarkhi menyatakan tidak setuju dengan pandangan dan visi Sadr. Dia mendirikan sebuah gerakan yang ia sebut al-Sarkhia dan mengklaim bahwa ia telah bertemu dengan Imam Mahdi dan menerima instruksi dari Beliau langsung.

Dia menyebut dirinya Mahmoud bin Abdel Rida bin Mohammed al-Hasani al-Sarkhi dan mengidentifikasi dirinya dengan hawza vokal yang didirikan oleh Mohammed Sadiq al-Sadr, bertentangan dengan hawza moderat yang diwakili oleh arus utama agama senior.

Dia telah memiliki hubungan yang kurang harmonis dengan ulama-ulama Shiah lainnya di provinsi Najaf sejak ia memproklamirkan dirinya sebagai seorang Grand Ayatollah tahun 2003.

Al-Sharki menghilang sebentar pada 2004 ketika pasukan AS mencoba untuk menangkapnya di provinsi Karbala atas tuduhan membunuh sejumlah tentara AS.

Bentrokan terbatas pun kerap terjadi dalam beberapa tahun terakhir antara pasukan keamanan dan pendukung Al-Sharki di sejumlah provinsi selatan karena perbedaan pendapat antara Sarkhi dan pandangan agama ulama lainnya mengenai gerakan yang ia pimpin.

Sejumlah pengikutnya di Baghdad menyerang markas empat koran lokal tahun lalu, menyerang beberapa staf mereka dan menghancurkan peralatan mereka. Tapi pemerintah tidak mampu menangkap salah satu dari mereka.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account