Teheran, LiputanIslam.com – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa putaran ketiga negosiasi tidak langsung antara Iran dan AS merupakan putaran yang paling intensif sejauh ini, dan menunjukkan kemajuan lebih lanjut dalam jalur diplomatik antara kedua negara.
Dalam sebuah unggahan di platform X, Jumat (27/2), Araghchi menjelaskan bahwa pembicaraan tersebut diakhiri dengan pemahaman bersama untuk melanjutkan konsultasi secara lebih rinci dan tepat mengenai isu-isu inti dari setiap potensi kesepakatan, termasuk pencabutan sanksi dan masalah nuklir.
Dia menambahkan bahwa tim teknis akan bertemu secara paralel dengan jalur politik di Wina dalam beberapa hari mendatang. Menurutnya, misi mereka tidak kalah penting atau vital dibandingkan dengan misi tim politik.
Araghchi mengakhiri statemennya dengan mengucapkan terima kasih kepada Kesultanan Oman atas upaya mediasi yang efektif dan berkelanjutan, dan kepada Swiss karena telah menjadi tuan rumah putaran negosiasi berikutnya, serta menyampaikan apresiasinya atas kerja sama internasional dalam mendukung upaya mencapai kesepakatan komprehensif. (mm/alalam)