Teheran, LiputanIslam.com – Wakil Komandan Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran, Brigjen Kioumars Heidari, memperingatkan bahwa segala bentuk serangan terhadap wilayah Iran akan dibalas dengan respon yang sengit dan telak, dan bahwa tidak akan ada keamanan regional tanpa keamanan Iran.
Heidari pada hari Selasa (3/2) menjelaskan bahwa membahayakan keamanan Iran berarti tidak akan ada tempat aman bagi AS, Israel, dan sekutu mereka di kawasan tersebut. Dia juga menyebut pengerahan peralatan dan armada militer AS di Teluk Persia sebagai kesalahan perhitungan, dan memperingatkan bahwa melanjutkan jalan ini akan menyebabkan kekalahan AS dan penarikan paksa mereka dari kawasan.
Sementara itu, Komandan Pasukan Keamanan Dalam Negeri Iran, Brigjen Ahmad Reza Radan, menegaskan bahwa pasukan penjaga perbatasan Iran saat ini berada pada puncak kekuatan dan kesiapan mereka, dan memperingatkan AS dan Israel agar tidak melakukan kesalahan perhitungan.
Dalam sebuah upacara penghormatan kepada komandan Garda Perbatasan, Radan mencatat bahwa pemerintahan Iran bergantung pada individu-individu yang mengorbankan nyawa mereka untuk melindunginya, yang telah berkontribusi dalam penggagalan upaya musuh selama kerusuhan baru-baru ini.
Komandan keamanan internal menekankan pengejaran berkelanjutan terhadap unsur-unsur musuh di dalam negeri, dan bahwa pasukan penegak hukum, Garda Revolusi, dan Brigade Pengawal Imam Hussein “tidak akan membiarkan bahaya apa pun menimpa keamanan bangsa.” (mm/presstv)