Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Militer Iran: Tidak ada Perang Dua Jam, Kapal Induk AS Rentan di Depan Rudal Hipersonik

Published 30/01/2026 6 Min Read
Share
6 Min Read
SHARE

Teheran, LiputanIslam.com –Angkatan Bersenjata Iran mengeluarkan peringatan keras bahwa setiap tindakan agresi baru terhadap Iran akan ditanggapi dengan respon segera dan tegas, sembari menekankan bahwa pengalaman perang Juni 2025 telah secara fundamental mengubah postur militer dan aturan keterlibatan Iran.

Berbicara dalam program televisi  Menuju Cakrawala Palestina,  Kamis (29/1), juru bicara Angkatan Bersenjata Brigjen Mohammad Akraminia mengatakan Angkatan Bersenjata Iran sekarang beroperasi di bawah instruksi yang jelas yang tidak memberi ruang untuk penundaan jika musuh mengulangi “ salah perhitungan.”

“Jika musuh melakukan langkah bodoh lagi dan kembali  salahan perhitungan, kami akan merespon  secara instan dan secara langsung. Kami belajar dalam perang 12 hari bahwa keraguan dan memberi musuh waktu sama sekali tidak dapat diterima. Respon  harus segera, dan ini telah dikomunikasikan secara resmi sebagai arahan kepada Angkatan Bersenjata,” ,” kata Akraminia.

Perang 12 hari pada bulan Juni melibatkan konfrontasi langsung dengan rezim Israel dan keterlibatan AS. Menurut juru bicara militer Iran, kegagalan utama Washington dan Tel Aviv dalam perang itu adalah kesalahan mendasar dalam memahami kemampuan, kohesi, dan kemauan nasional Iran.

Menurutnya, rancangan strategis musuh didasarkan pada asumsi bahwa Iran lemah setelah Operasi Badai Al-Aqsa dan bahwa serangan militer cepat dan kilat dapat memicu kekacauan, keresahan internal, dan pada akhirnya keruntuhan dan fragmentasi Iran.

“Inilah kesalahan perhitungan utama Amerika. Mereka percaya bahwa dengan operasi militer yang cepat, mereka dapat menciptakan kekacauan, mendorong sistem ke dalam krisis, dan bergerak menuju penggulingan rezim dan bahkan disintegrasi Iran. Tetapi dunia menyaksikan sesuatu yang sama sekali berbeda,” terang  Akraminia.

Menurut Akraminia, Iran segera menanggapi serangan militer Israel pada bulan Juni tahun lalu, memupus tujuan musuh dan mengubah apa yang dimaksudkan sebagai operasi kejutan menjadi kegagalan strategis.

“Alih-alih kekacauan dan kerusuhan gagal terwujud, persatuan nasional dan kohesi sosial tumbuh lebih kuat dari sebelumnya. Amerika menerima jawaban mereka dalam perang ini,” tuturnya.

Brigjen Mohammad Akraminia

Pembicaraan Akraminia banyak menyorot kepada Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump, dan menyebut pendekatan Washington sebagai tidak dapat diprediksi dan berakar pada doktrin paksaan yang sudah usang.

“Jika berbicara tentang Amerika di bawah pemerintahan Trump, tidak mungkin membuat prediksi yang tepat. Kita berurusan dengan individu yang narsis dan delusi yang terus-menerus mengubah pendiriannya,” katanya.

Juru bicara militer Iran mengatakan Trump menginginkan Iran menyerah dalam Perang 12 Hari, tetapi dengan cepat menghentikan agresi setelah menghadapi kekuatan deterensi Iran.

“Trump ingin Iran menyerah, tetapi setelah beberapa hari ia berupaya menghentikan perang. Dalam perang ini, Angkatan Bersenjata menunjukkan kemampuan pencegahannya, dan kami memaksa rezim Zionis untuk melakukan gencatan senjata,” ungkapnya.

Dia memperingatkan perial ilusi baru di Washington bahwa serangan terbatas atau simbolis dapat diluncurkan dan diakhiri dengan cepat.

“Ini bukan skenario di mana presiden AS memerintahkan operasi dan dua jam kemudian mencuit bahwa operasi itu telah berakhir. Pemikiran semacam itu adalah fantasi belaka. Serangan seperti itu akan menyulut api yang akan melanda seluruh wilayah Asia Barat,” tegasnya.

Menanggapi kemungkinan serangan AS atau Israel di masa depan, Akraminia mengatakan Iran telah menyelesaikan rencana operasional dan mengeluarkan perintah yang diperlukan.

“Untuk potensi serangan musuh, rencana yang diperlukan telah disiapkan dan arahan telah dikeluarkan. Untuk berbagai skenario musuh, kami akan memiliki respons yang tepat dan proporsional,” ujarnya.

Dia menekankan bahwa bahkan serangan terkecil sekalipun terhadap Iran tidak akan dibiarkan begitu saja.

Dia mengatakan, “Mereka mungkin menyerang kita secara militer, tetapi mereka sekali lagi menderita akibat salah perhitungan. Jika kita terkena serangan sekecil apa pun, kita akan membalas, dan balasan itu mungkin tidak diinginkan oleh AS.”

Akraminia menjelaskan bahwa cakupan geografis konflik di masa depan tidak akan terbatas.

“Cakupan perang pasti akan meluas ke seluruh wilayah. Dari rezim Zionis hingga negara-negara yang menjadi tuan rumah pangkalan militer Amerika, semuanya akan berada dalam jangkauan rudal dan drone kita,” ujarnya.

Dalam salah satu peringatannya yang paling eksplisit, juru bicara militer itu mengatakan bahwa pangkalan militer AS di seluruh wilayah sepenuhnya berada dalam jangkauan serangan Iran.

“Kita dapat menargetkan pangkalan Amerika dengan senjata semi-berat, drone, dan rudal,” katanya, sembari memastikan bahwa kapal induk dan aset Angkatan Laut AS juga tidak kebal.

“Kapal perang adalah alat penting dalam peperangan modern, tetapi bukan berarti semua kekuatan militer Amerika terkonsentrasi di armada-armada ini. Kapal-kapal induk ini rentan terhadap kemampuan rudal dan rudal hipersonik Republik Islam Iran,” kata Akraminia.

Dia juga menyebutkan bahwa sistem pertahanan udara yang rusak dengan cepat diperbaiki atau diganti dan sistem baru telah diperkenalkan untuk lebih memperkuat jaringan pertahanan Iran. Ia juga menunjuk pada langkah-langkah baru yang diambil di angkatan udara, angkatan laut, angkatan darat, dan unit pertahanan udara.

Menyoroti peran Pemimpin Besar, Ayatullah Seyyed Ali Khamenei,  Juru bicara militer Irn memuji tindakannya selama perang sebagai tindakan yang menentukan dan menginspirasi.

Dia menjelaskan, “Pemimpin Besar memainkan peran komandonya dengan sangat baik selama perang 12 hari melalui penunjukan komandan secara langsung dan penyampaian pesan langsung kepada para pemimpin militer senior. Di luar Angkatan Bersenjata, beliau juga menjalankan kepemimpinan dan manajemen yang luas, membentuk narasi perang dengan pesan yang kuat dan epik.” (mm/presstv)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love3
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account