Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Presiden Sementara Venezuela Sebut Penculikan Presiden Maduro Bernuansa Zionis, Trump Balik Mengancam

Published 05/01/2026 7 Min Read
Share
7 Min Read
SHARE
Presiden sementara Venezuela Delcy Rodríguez

Caracas, LiputanIslam.com –   Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, yang dipilih oleh pengadilan tertinggi negara itu, mengatakan penculikan Presiden Nicolas Maduro “bernuansa Zionis”, sementara China, Rusia dan Iran mengutuk penculikan tersebut dan menyerukan pembebasan segera Maduro.

Setelah pasukan AS melancarkan serangan ke Caracas pada dini hari Sabtu (3/1), yang disusul penculikan Maduro, Mahkamah Agung Venezuela menunjuk Wakil Presiden Delcy Rodríguez sebagai presiden sementara untuk menjamin “kontinyuitas administrasi” dan membentuk Dewan Pertahanan Nasional.

Serangan pasukan AS melibatkan lebih dari 150 pesawat dan menandai intervensi krusial di tengah berbagai upaya untuk menggulingkan pemerintahan Maduro yang terpilih secara demokratis, termasuk tuduhan memimpin kartel perdagangan narkoba.

Rodríguez, yang ditunjuk sebagai pemimpin sementara, menuntut  pembebasan segera Maduro dan istrinya, yang diterbangkan ke fasilitas penahanan di New York setelah penculikan.

Dalam pidato yang disiarkan televisi pada Sabtu malam, dia mengutuk serangan pasukan AS sembari menyebutnya “bernuansa Zionis.”

Dia menekankan bahwa Maduro tetap menjadi “satu-satunya presiden Venezuela” dan menuntut pembebasannya segera.

Rodríguez menyebut serangan itu sebagai “agresi militer yang belum pernah terjadi sebelumnya” oleh AS, dan menegaskan bahwa itu dimotivasi oleh ambisi untuk merebut kendali atas cadangan minyak Venezuela yang luas.

Dikelilingi oleh para pemimpin militer dan pejabat Kabinet, Rodríguez mengatakan bahwa Dewan Pertahanan Nasional telah dibentuk dan dengan pengerahan penuh angkatan bersenjata nasional Venezuela untuk menjaga kedaulatan negara, negara Bolivarian “tidak akan pernah lagi menjadi koloni imperium mana pun.”

“Pemerintah di seluruh dunia terkejut bahwa Republik Bolivarian Venezuela adalah korban dan sasaran serangan seperti ini, yang tanpa diragukan lagi memiliki nuansa Zionis,” tegasnya.

Rodríguez menekankan bahwa pemerintah di seluruh dunia terkejut dengan agresi AS terhadap negara Amerika Latin tersebut, dan bahwa “sejarah dan keadilan akan membuat mereka membayar mahal.”

Trump Mengancam

Di pihak lain, Presiden AS Donald Trump malah mengancam mengatakan bahwa Rodríguez akan bernasib yang lebih buruk daripada Maduro jika tidak memenuhi tuntutan AS.

“Jika dia tidak melakukan hal yang benar, dia akan membayar harga yang sangat mahal, mungkin bahkan lebih mahal daripada Maduro,” katanya dalam wawancara telepon dengan majalah The Atlantic, Minggu.

Trump mengaku tidak akan menerima apa yang disebutnya sebagai penolakan kepemimpinan Venezuela terhadap hasil intervensi AS, dan menganggap sikap Rodríguez sebagai “tantangan langsung terhadap Washington.”

Dia juga mengancam, “Venezuela mungkin bukan negara terakhir yang menjadi sasaran intervensi AS.”

Nada keras Trump terhadap Rodríguez sangat kontras dengan pujian yang ia berikan kepadanya beberapa jam setelah penculikan Maduro dan istrinya, Cilia Flores. Saat itu dia mengatakan bahwa Rodríguez secara pribadi telah menyatakan kesediaannya bekerja sama dengan AS.

Seruan China dan Rusia

China dan Rusia menyerukan kepada AS untuk segera membebaskan Presiden Maduro, yang dipenjara secara ilegal di New York.

Kementerian Luar Negeri China pada hari Minggu (4/1) mendesak Washington agar menghentikan upaya penggulingan rezim dan memajukan jalur diplomatik untuk menyelesaikan masalah dengan Venezuela.

“China menyerukan kepada AS untuk memastikan keselamatan pribadi Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, segera membebaskan mereka, menghentikan upaya penggulingan pemerintah Venezuela, dan menyelesaikan masalah melalui dialog dan negosiasi,” katanya.

Kementerian tersebut juga menyatakan keprihatinan yang mendalam tentang penculikan Maduro oleh AS, dan menegaskan bahwa tindakan tersebut “jelas melanggar hukum internasional, norma-norma dasar dalam hubungan internasional, dan tujuan serta prinsip-prinsip Piagam PBB.”

Sebelumnya, Beijing menyatakan pihaknya “sangat terkejut dan mengutuk keras penggunaan kekerasan secara terang-terangan oleh AS” terhadap Venezuela.

Presiden AS Donald Trump mengatakan Washington akan “mengelola” Venezuela untuk sementara waktu dan memanfaatkan cadangan minyaknya.

Banyak analis dan politisi mengatakan bahwa motif sebenarnya dari serangan ilegal itu bukanlah memerangi perdagangan narkoba, melainkan menjarah cadangan minyak Venezuela, yang notabene terbesar di dunia.

Dalam beberapa bulan terakhir, AS telah meningkatkan tekanan pada Venezuela dengan mengirimkan kapal perang dan jet tempur ke wilayah tersebut, melakukan serangan mematikan terhadap kapal-kapal yang diklaim membawa narkoba, dan menyita kapal tanker minyak yang masuk dan keluar dari negara Amerika Latin tersebut.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dan mitranya dari Belarusia, Maxim Ryzhenkov, melakukan percakapan telepon, di mana mereka menyerukan pembebasan Maduro dari tahanan AS.

Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan kedua diplomat tersebut menekankan “kebutuhan mutlak untuk segera membebaskan Presiden Venezuela yang sah… dan istrinya, mengembalikan mereka ke ibu kota negara, dan mengembalikan Nicolas Maduro sebagai kepala negara.”

Lavrov dan Ryzhenkov selanjutnya membahas situasi di Venezuela dan menekankan bahwa negara mereka bersatu dalam mengutuk agresi AS terhadap negara berdaulat, menurut kementerian tersebut.

Kecaman Iran dan Malaysia

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengecam keras agresi militer AS terhadap Venezuela dan penculikan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, dan menyebut tindakan tersebut sebagai “contoh nyata terorisme negara” dan pelanggaran terang-terangan terhadap kehendak nasional dan kedaulatan rakyat Venezuela.

Abbas Araghchi menyampaikan pernyataan tersebut dalam percakapan telepon pada Sabtu malam dengan Yvan Gil Pinto, Menteri Luar Negeri Venezuela, ketika keduanya membahas perkembangan terbaru setelah agresi tersebut.

Dia menegaskan kembali dukungan Iran untuk rakyat Venezuela dan pemerintah terpilih mereka.

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim juga mengatakan pada hari Minggu bahwa Maduro dan istrinya harus dibebaskan tanpa penundaan yang tidak semestinya.

Seruan Boikot Piala Dunia 2026 di AS

Dalam hitungan jam setelah penculikan Maduro, kampanye pencabutan hak AS menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026 telah mengumpulkan ribuan pendukung, dengan seruan serupa datang dari berbagai negara di seluruh benua.

Banyak yang mempertanyakan mengapa FIFA, Komite Olimpiade Internasional, dan organisasi internasional lainnya belum mengutuk kebijakan AS atau menolak kesempatan bagi atlet Amerika untuk berkompetisi di bawah bendera AS dan lagu kebangsaan mereka diputar.

Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli di AS, Kanada, dan Meksiko. Dari 16 kota tuan rumah, 11 berada di AS, tempat 78 dari 104 pertandingan dijadwalkan akan dimainkan. Jelas, sangat sulit untuk mengubah struktur dan pengaturan turnamen sebesar ini dalam waktu kurang dari enam bulan. Namun, perayaan olahraga hampir tidak mungkin dilakukan dalam keadaan saat ini. (mm/alalam/presstv)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love1
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account