Riyadh, LiputanIslam.com – Dua orang tewas dalam serangan penusukan dan penabrakan mobil di bagian utara Palestina pendudukan.
Polisi Israel dan petugas darurat mengatakan seorang warga Palestina dari Tepi Barat menyerang dan membunuh seorang pria dan seorang wanita pada hari Jumat (26/12), sebelum dia ditembak dan terluka.
Serangan itu terjadi sehari setelah seorang anggota militer cadangan Israel yang berpakaian sipil menabrakkan kendaraannya ke seorang pria Palestina yang sedang berdoa di pinggir jalan di Tepi Barat setelah sebelumnya melepaskan tembakan di daerah tersebut.
“Rekaman diterima tentang seorang individu bersenjata yang menabrak seorang warga Palestina,” kata militer Israel dalam sebuah pernyataan tentang serangan hari Kamis. Mereka menambahkan bahwa dinas militer anggota cadangan Israel tersebut telah dihentikan. Pria Palestina itu pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan setelah serangan itu sebelum kembali ke rumah.
Dalam insiden hari Jumat, polisi Israel mengatakan penyerang pertama kali menabrakkan kendaraannya ke orang-orang di kota Beit Shean di utara, menewaskan seorang pria berusia 68 tahun, dan kemudian melaju kencang ke jalan raya.
Kemudian, ia menikam seorang wanita berusia 20 tahun hingga tewas di dekat jalan raya, “dan tersangka akhirnya terlibat baku tembak di dekat Persimpangan Maonot di Afula setelah intervensi dari seorang warga sipil,” kata polisi, menambahkan bahwa penyerang dibawa ke rumah sakit.
Kedua korban dinyatakan meninggal di tempat kejadian oleh paramedis, kata layanan penyelamatan Israel. Seorang remaja laki-laki dirawat di rumah sakit dengan luka ringan yang diderita akibat penabrakan mobil, menurut saksi mata.
Militer Israel mengatakan penyerang telah “menyusup ke wilayah Israel beberapa hari yang lalu”. (mm/aljazeera)