Beirut, LiputanIslam.com – Tiga orang Lebanon gugur akibat dalam serangan pesawat nirawak Israel terhadap sebuah kendaraan sipil di daerah Quneitra, distrik Sidon, Lebanon selatan, Senin (22/12).
Sumber-sumber Lebanon melaporkan bahwa pesawat nirawak Israel menembakkan rudal ke mobil tersebut saat melaju di jalan Aqtanit-Quneitra-Maamariya, hingga tiga korban itu tewas di tempat. Tentara Israel mengklaim serangan itu menyasar “agen Hizbullah.”
Sebelum serangan itu terjadi, daerah tersebut diwarnai penerbangan intensif pesawat nirawak Israel di ketinggian rendah di atas kota Tyre dan desa-desa sekitarnya, serta di atas Baalbek dan sekitarnya, sebagai bagian dari pelanggaran kedaulatan Lebanon yang sedang berlangsung.
Saluran berita Al-Mayadeen melaporkan bahwa salah satu korban adalah seorang tentara Angkatan Bersenjata Lebanon (LAF).
Serangan tersebut menyusul serangan Israel pada hari Minggu di Lebanon selatan yang menewaskan satu orang dan melukai satu orang lainnya.
NNA melaporkan bahwa drone Israel menargetkan sebuah mobil dan sepeda motor di desa Yater di selatan. Militer Israel mengklaim targetnya adalah dua anggota Hizbullah.
Ketegangan h meningkat di Lebanon selatan selama beberapa minggu terakhir karena Israel melakukan serangan udara hampir setiap hari di wilayah Lebanon, dengan alasan bahwa serangannya menyasar anggota dan infrastruktur Hizbullah. (mm/alalam/almayadeen)