Gaza, LiputanIslam.com – Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza mengumumkan dalam laporan statistik hariannya bahwa rumah sakit di Jalur Gaza menerima 33 korban gugur dalam 24 jam terakhir, termasuk 12 anak-anak, 8 perempuan, dan satu korban yang jenazahnya baru ditemukan, di samping 88 korban luka baru akibat agresi Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza.
Kementerian tersebut menekankan bahwa sejumlah korban masih tertimbun reruntuhan dan atau bertebaran di jalanan, karena ambulan dan tim pertahanan sipil tidak dapat menjangkau mereka akibat kontinyuitas agresi Israel dan kurangnya peralatan penyelamatan, yang dicegah oleh pasukan pendudukan untuk memasuki Jalur Gaza dengan dalih “penggunaan ganda”.
Jumlah korban sejak gencatan senjata diumumkan pada 11 Oktober 2025 telah meningkat menjadi 312 gugur dan 760 luka-luka, dan sebanyak 572 jenazah ditemukan.
Kementerian Kesehatan juga mengonfirmasi bahwa total korban akibat agresi Israel di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023 bertambah menjadi 69.546 gugur dan 170.833 luka-luka. (mm/almayadeen)