Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

IRGC: Dunia Melihat Fakta Kekuatan Rudal Iran dalam Perang 12 Hari Melawan Israel dan AS

Published 21/11/2025 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Gaza, LiputanIslam.com –    Juru bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Brigjen Ali Mohammad Naeini, menyatakan bahwa Perang 12 Hari Iran melawan Israel dan AS telah memperlihatkan kemampuan dan kekuatan nyata dan detentif rudal Iran, dan menyadarkan AS bahwa menghadapi rudal balistik Iran bukanlah pekerjaan yang mudah.

“Perang ini adalah yang paling kompleks di dunia, dan kesalahan perhitungan musuh terhadap komponen kekuatan Iran serta ketergantungannya pada infrastruktur fisik merupakan faktor utama kekalahannya,” kata Naeini pada acara  Penjaga Perdamaian untuk Pembebasan , Kamis (20/11).

“Musuh semula yakin bahwa perang ini akan membuahkan hasil sesuai dengan kalkulasi mereka. Strategi operasional perang ini adalah memberikan pukulan cepat dan telak terhadap puncak komando perang Iran untuk merampas kemampuan Iran bertempur tepat waktu,” terangnya.

Naeini menyebutkan bahwa di pucuk pimpinan komando perang terdapat empat tokoh kunci: Brigjen Jenderal Rashid, Brigjen Bagheri, Brigjen Salami, dan Brigjen Hajizadeh, dan musuh menduga bahwa dengan menghabisi mereka maka militer Iran akan lumpuh dan pertahanannya akan runtuh, sehingga memicu perang di wilayah Iran.

Dia menjelaskan, “Musuh memperkirakan bahwa setelah runtuhnya infrastruktur pertahanan, masyarakat akan menerima pesan kekacauan, dan kekacauan itu akan berpuncak pada serangan jalanan dan masuknya kawanan penyabot melintasi perbatasan. Perang 12 hari ini adalah perang paling kompleks di dunia; mereka melihat segalanya dan membuat segala perhitungan.”

Dia menambahkan, “Namun, musuh gagal memahami komponen kekuatan kita. Kesalahan terbesar mereka adalah meyakini bahwa Republik Islam memperoleh kekuatannya semata-mata dari struktur keamanan dan pertahanannya. Mereka melakukan kesalahan yang sama dalam peristiwa perang delapan tahun (Iran-Irak, 1980-1988). Musuh meremehkan kekuatan sejati sistem, yaitu rakyat, dan menganggapnya sebagai bentuk kekuatan lunak dalam perhitungan mereka, dan mereka tidak mampu memperkirakannya.”

Juru bicara IRGC juga menegaskan, “Kesalahan musuh terletak pada analisisnya yang keliru tentang karakteristik kekuatan Iran. Kesalahan perhitungan dan kesalahpahaman ini bersumber dari perhitungan berbasis material musuh—yaitu, akumulasi kemampuan materialnya. Meskipun Iran sepenuhnya mengandalkan kekuatannya sendiri dalam menghadapi dua kekuatan nuklir global dan seluruh kemampuan gabungan Eropa dan regional, dalam perang ini, musuh sendiri menjadi korban perang persepsinya sendiri; artinya, ia percaya pada ‘Iran yang lemah’, persepsi yang mereka ciptakan dan ditindaklanjuti.”

Naeini menambahkan, “Sebaliknya, dalam Perang 12 Hari, dunia percaya pada Iran yang kuat. Terlihat jelas bahwa kekuatan rudal kita faktual dan detentif, dan AS menyadari bahwa menghadapi rudal balistik Iran bukanlah pekerjaan yang mudah.”

Brigjen Naeini menegaskan bahwa Perang 12 Hari merupakan “titik balik strategis dan merupakan “satu-satunya konfrontasi langsung Iran dengan NATO dan Komando Pusat AS (CENTCOM), yang kemudian mengubah perimbangan kekuatan di Asia Barat (Timur Tengah).”

Dia juga menyebutkan bahwa beberapa analis militer di dunia telah menunjukkan bahwa sejarah perang modern dan kontemporer terbelah menjadi pra dan pasca Perang 12 Hari, yang berarti bahwa Perang 12 Hari ini sedemikian krusial sehingga mereka menyajikannya sebagai peristiwa paling penting dan khas dalam peperangan di dunia. (mm/alalam)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love2
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account