Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Soal Senjata, Hizbullah Tegaskan lagi Tidak akan Menyerah kepada AS atau Israel

Published 12/11/2025 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Beirut, LiputanIslam.com –   Sekjen Hizbullah Lebanon kata Syeikh Naim Qassem kembali menegaskan bahwa seruan AS dan Israel untuk pelucutan senjata kelompok perlawanan Islam di Lebanon tersebut dirancang untuk melemahkan Lebanon dan membuatnya rentan terhadap agresi eksternal.

“Senjata perlawanan adalah kunci kekuatannya, dan senjata itu tidak akan diserahkan,” kata Syeikh Naim Qassem dalam pidato yang disiarkan televisi untuk memperingati Hari Syuhada pada hari Selasa (11/11).

Dia menegaskan, “Ancaman dan tekanan AS dan Israel tidak akan mengubah pendirian kami; kami akan mempertahankan tanah dan martabat kami, kami tidak akan menyerah. AS dan Israel harus putus asa. Kubu perlawanan tidak akan menyerah meskipun mengalami kerugian dan ancaman.”

Dia seruan pelucutan senjata Hizbullah sebagai “dalih” untuk melancarkan agresi terhadap Lebanon,.

“Kami menghadapi ancaman eksistensial yang nyata, dan merupakan hak kami untuk melakukan apa pun yang diperlukan untuk menghadapinya. Israel menolak mundur karena ingin mengendalikan masa depan Lebanon,” lanjut Syeikh Naim Qassim, mengacu pada pelanggaran Israel terhadap perjanjian gencatan senjata yang dicapai tahun lalu.

Menurutnya, AS dan Israel sedang mengintervensi urusan politik, militer, dan ekonomi Lebanon, dan Washington bertujuan melumpuhkan kemampuannya  Lebanon mempersenjatai tentaranya dan melawan agresi musuh.

“Amerika memroyeksikan pendudukan dan agresi  dengan menggunakan Israel sebagai alat untuk mencapai tujuannya,” tambah pemimpin Hizbullah tersebut.

Mengenai perjanjian gencatan senjata, Syeikh Qassem menyatakan bahwa otoritas Lebanon harus bertanggung jawab memastikan pelaksanaan perjanjian ini dengan segala cara yang sah, dan bahwa Israel harus menarik diri dari Lebanon Selatan, menghentikan agresinya terhadap Lebanon, dan membebaskan tawanan Lebanon.

“Tidak akan ada stabilitas di Lebanon dengan agresi Israel yang berkelanjutan dan tekanan Amerika,” tegasnya.

Israel dan Hizbullah menyetujui perjanjian gencatan senjata yang berlaku efektif pada 27 November 2024. Berdasarkan perjanjian tersebut, Tel Aviv diharuskan untuk menarik diri sepenuhnya dari wilayah Lebanon, namun kenyataannya masih tetap menempatkan pasukan di lima lokasi sehingga jelas-jelas melanggar Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701 dan ketentuan perjanjian November lalu.

Sejak gencatan senjata diimplementasikan, Israel telah melanggar perjanjian tersebut beberapa kali melalui serangan berulang kali di wilayah Lebanon. Otoritas Lebanon telah memperingatkan bahwa pelanggaran gencatan senjata oleh rezim tersebut mengancam stabilitas nasional. (mm/presstv)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy1
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account