Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Iran Tepis Klaim AS-E3 Ihwal Pemulihan Resolusi Dewan Keamanan  

Published 29/09/2025 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Teheran, LiputanIslam.com –  Menteri Luar Negeri Iran melayangkan surat kepada rekan-rekannya di seluruh dunia berisikan penolakan terhadap klaim Amerika Serikat (AS) dan Troika Eropa (E3/Inggris, Prancis dan Jerman) bahwa sanksi Dewan Keamanan PBB – yang sebelumnya telah dicabut terhadap Iran- telah dipulihkan melalui apa yang disebut “snapback mechanism” (mekanisme pemulihan).

Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menekan bahwa klaim terbaru AS dan E3 tersebut “sama sekali tidak berdasar, melanggar hukum, dan tidak sah.”

Dalam suratnya, Araghchi menegaskan, “Tidak ada tindakan hukum sah yang telah dilakukan dapat memulihkan resolusi yang telah dicabut. Mengklaim sebaliknya merupakan upaya untuk menyesatkan masyarakat internasional dan memaksakan agenda politik sepihak dengan kedok wewenang PBB.”

Araghchi memperingatkan bahwa pernyataan demikian merusak integritas Dewan Keamanan PBB dan menimbulkan ancaman serius bagi diplomasi multilateral. Menurutnya, Resolusi 2231, yang mendukung kesepakatan nuklir 2015, mengakhiri sanksi sebelumnya dan menetapkan jadwal yang jelas untuk berakhirnya sanksi secara permanen pada 18 Oktober 2025.

Dia berargumen bahwa tidak ada negara yang memiliki wewenang sepihak untuk menafsirkan ulang atau memperluas ketentuan-ketentuannya.

Menurut surat tersebut, AS, setelah menarik diri dari JCPOA pada tahun 2018, dan E3, yang “secara substansial tidak memenuhi” komitmen mereka, “sama sekali tidak memenuhi syarat” untuk menggunakan resolusi tersebut.

Araghchi lebih lanjut menekankan bahwa upaya Washington dan E3 tersebut merupakan “penulisan ulang hukum internasional secara sepihak,” melanggar Resolusi 2231 dan mengikis kepercayaan terhadap sifat mengikat keputusan Dewan Keamanan.

Dia juga menegaskan kembali bahwa Iran menolak mentah-mentah anggapan adanya penerapan kembali sanks,  dan bahwa baik Iran maupun negara anggota PBB lainnya tidak diwajibkan secara hukum untuk mematuhinya.

Dia mengimbau berbagai negara dunia untuk menolak klaim tersebut, tidak menerapkannya, dan membela multilateralisme dari tekanan apa yang ia sebut sebagai manipulasi politik yang sempit.

Surat itu diakhiri dengan peringatan bahwa jika “klaim-klaim yang melanggar hukum” ini dibiarkan berlaku maka kewenangan Dewan Keamanan dan prinsip-prinsip perjanjian internasional akan sangat terancam.

Araghchi menegaskan kembali kesiapan Iran untuk diplomasi, namun memastikan bahwa Teheran mempertahankan hak-hak kedaulatan dan kepentingan-kepentingan sahnya. (mm/presstv)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love1
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account