Teheran, LiputanIslam.com – Angkatan Bersenjata Iran memperingatkan bahwa dunia akan menyaksikan meningkatnya perang dan aksi teror oleh Israel jika rezim Zionis ini tidak segera dibendung.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu (31/8), militer Iran menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Perdana Menteri Yaman Ahmed Ghaleb Al-Rahawi dari Pemerintah Nasional Perubahan dan Pembangunan, dan delapan menterinya dalam serangan udara Israel di ibu kota Yaman, Sanaa, pada hari Kamis (28/8).
Militer Iran menyatakan bahwa rezim Zionis kembali menunjukkan watak biadab, kriminal, dan tidak manusiawinya dengan membunuh para negarawan Yaman.
“Masyarakat internasional kini semakin menyadari bahwa rezim Zionis yang jahat dan kriminal ini merupakan ancaman serius bagi kemanusiaan,” ungkap militer Iran.
Tentara Iran mendoakan lebih banyak kesuksesan bagi rakyat Yaman, yang selama ini berani melanjutkan perjuangan melawan Zionis.
Serangan udara Israel juga mengakibatkan beberapa menteri senior terluka.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu menegaskan bahwa pasukan perlawanan Islam di kawasan sekitar, terutama rakyat Yaman yang tangguh, akan memberikan respon yang menghancurkan kepada para penjahat Zionis.
Para pengamat mengatakan kejahatan Israel di Yaman akan mengintensifkan kemarahan anti-Zionis di seluruh dunia Arab, dan akan meningkatkan ketegangan regional. (mm/presstv)
