
Teheran, LiputanIslam.com – Angkatan Laut Iran pada hari Kamis (21/8) mulai menggelar latihan rudal maritim besar-besaran selama dua hari dengan sandi Sustainable Power 1404 di Samudra Hindia utara dan Laut Oman.
Dalam manuver itu, sistem-sistem rudal dan unit-unit maritim Angkatan Laut Iran berhasil menghancurkan target-target permukaan di laut menggunakan rudal jelajah Qadir dan Nasir, serta rudal jelajah antikapal jarak menengah Qader.
Ketiga rudal jelajah tersebut ditembakkan secara bersamaan dari kapal peluncur rudal Genaveh dan kapal perusak Sabalan.
Sebagai bagian dari tahapan utama latihan militer tersebut, berbagai jenis rudal jelajah angkatan laut dengan beragam jangkauan menghantam target-target mereka di Samudra Hindia utara dan Laut Oman setelah ditembakkan dari kapal-kapal permukaan Angkatan Laut.
Qader adalah rudal jelajah antikapal jarak menengah yang mampu menghindari radar dan berdaya rusak dan berpresisi tinggi, yang dirancang untuk memerangi kapal dan target pesisir.
Qader, yang diluncurkan pada Agustus 2011, berjarak jangkau 300 kilometer dan merupakan salah satu rudal terkuat dan paling presisi milik Angkatan Laut Iran.
Rudal jelajah Nasir memiliki fitur yang sama, namun berjarak jangkau pendek.
Latihan Sustainable Power 1404 melibatkan beragam kemampuan maritim, termasuk kapal permukaan dan bawah permukaan, unit udara, platform rudal pesisir-ke-laut dan berbasis laut, serta sistem peperangan elektronik.
Juru bicara latihan tersebut, Laksamana Abbas Hassani, pada hari Rabu (20/8) mengatakan bahwa berbagai rudal jelajah berpemandu presisi dengan jarak pendek, menengah, dan jauh akan diuji untuk menyerang dan menghancurkan target permukaan.
Dia menambahkan bahwa latihan tersebut bertujuan memperkuat kesiapan tempur, meningkatkan kemampuan perencanaan dan komando, serta menunjukkan kemampuan pencegahan.
Kemampuan Angkatan Laut Iran berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, memungkinkannya melakukan operasi jauh melampaui perairan teritorialnya, dan rutin menggelar latihan tempur dalam beberapa tahun terakhir untuk memperluas kemampuan rudal dan drone-nya.
Angkatan Laut Iran menekankan bahwa meningkatnya kekuatan dan partisipasinya dalam latihan multinasional berfungsi sebagai pesan kepada musuh, khususnya Amerika Serikat – yang mempertahankan kehadiran militer yang besar di kawasan Asia Barat – bahwa Iran tidak akan menoleransi intervensi asing dalam urusan regional.
Iran juga telah memperingatkan bahwa setiap ancaman terhadap keamanan maritimnya akan ditanggapi dengan respon yang segera dan tegas. (mm/presstv)