Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Kepada Eropa, Iran Tegaskan lagi Garis Merah di Bidang Nuklir

Published 21/08/2025 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Teheran, LiputanIslam.com –  Iran sedang berada di persimpangan jalan yang sensitif di tengah meningkatnya ketegangan terkait isu nuklir. Namun, Teheran terus menetapkan batasan yang jelas untuk melindungi kepentingan dan haknya, dan menolak segala tekanan atau upaya pemerasan.

Sementara dunia menunggu langkah selanjutnya di bidang diplomatik, pernyataan Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi memperjelas pendirian resmi Teheran terkait hak dan kewajibannya terkait isu nuklir.

Dia menekankan bahwa negara-negara Troika Eropa (Inggris, Prancis dan Jerman) tidak berhak mengaktifkan “mekanisme pemicu” setelah mereka secara efektif menarik diri dari perjanjian nuklir karena pendirian mereka saat ini.

Dia menambahkan bahwa setiap upaya untuk menggunakan mekanisme ini akan sepenuhnya mengakhiri siklus diplomasi Eropa.

Araghchi mengatakan,  “Satu-satunya alat yang diyakini Eropa masih mereka miliki adalah penerapan kembali sanksi. Kami telah menjelaskan sikap kami kepada mereka: Pertama, pada dasarnya, Anda tidak berhak menggunakan mekanisme pemicu. Karena, setelah AS menarik diri dari perjanjian nuklir dan lantaran sikap Anda belakangan ini, termasuk mengangkat isu peniadaan pengayaan uranium, Anda secara efektif telah menarik diri dari perjanjian tersebut. Karena itu, Anda tidak lagi menjadi pihak di dalamnya. Hak untuk mengaktifkan mekanisme pemicu hanya dimiliki oleh anggota perjanjian yang tersisa.”

Mengenai Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), Araghchi mengklarifikasi bahwa kerja sama dengan IAEA tidak akan terputus, melainkan akan terus berlanjut dalam kerangka hukum dan kedaulatan Iran, dengan tetap menjaga kepentingan rakyat dan  hak negara ini. Dia menjelaskan persyaratan yang diperlukan untuk kembalinya inspektur IAEA ke Iran.

Araghchi mengatakan, “Pengembalian inspektur IAEA akan dimungkinkan berdasarkan hukum parlemen, yaitu melalui keputusan Dewan Tinggi Keamanan Nasional. Ini berarti kami tidak mengatakan bahwa kerja sama dengan badan tersebut telah sepenuhnya terputus.”

Mengenai negosiasi dengan AS, Araghchi menekankan bahwa negosiasi harus dilakukan pada waktu yang tepat setelah mencapai kematangan negosiasi yang diperlukan. Dia menyebutkan bahwa Washington melalui negosiasi berusaha mencapai apa yang telah gagal dicapainya melalui kekuatan militer, dan Iran tidak akan memperkenankan hal ini.

Araghchi memastikan tidak ada negosiasi yang akan merugikan hak bangsa Iran. Dengan demikian, Iran menegaskan akan terus melindungi hak-hak nasionalnya, baik dalam menghadapi tekanan Eropa maupun AS, dan bahwa Iran akan terus bertindak sesuai dengan strategi yang matang untuk tetap menjadi pengambil keputusan tertinggi di kancah nuklir dan diplomatik internasional. (mm/alalam)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love1
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account