Sanaa, LiputanIslam.com – Angkatan Bersenjata Yaman mengumumkan pihaknya telah menyerang Bandara Ben Gurion di Israel tengah dengan rudal balistik hipersonik pada hari Jumat (1/8), dan memastikan operasi tersebut “berhasil mencapai tujuannya.”
Jubir Angkatan Bersenjata Yaman, Brigjen Yahya Saree, dalam sebuah pernyataan yang disiarkan di televisi mennyebutkan bahwa pasukan rudal Yaman telah “melaksanakan operasi militer dengan membidik Bandara Lod (Ben Gurion) di wilayah pendudukan Jaffa (Tel Aviv) dengan rudal balistik hipersonik Palestine 2, dan operasi tersebut berhasil mencapai tujuannya.”
Dia menambahkan, “Operasi tersebut menyebabkan lebih dari 4 juta warga Zionis berhamburan ke tempat perlindungan, dan aktivitas bandara itu terhenti.”
Sarea menambahkan bahwa operasi militer Yaman tersebut dilakukan demi membela bangsa tertindas Palestina dan pembalasan atas genosida yang dilakukan pasukan Zionis terhadap warga Palestina di Jalur Gaza.
Menurut Saree, pihak Yaman sedang memantau dan mewaspadai pergerakan dan rencana Israel menghentikan front dukungan Yaman. Dia memastikan sepak terjang Zionis itu tetap akan gagal, sebagaimana terjadi selama ini.
Rabu lalu, pasukan Yaman mengumumkan telah melancarkan tiga operasi militer menggunakan lima pesawat nirawak terhadap target-target Israel di Tel Aviv (Israel tengah), Ashkelon, dan Negev (Israel selatan).
Kelompok ini telah melancarkan serangan berkelanjutan terhadap Israel untuk mendukung Gaza, menggunakan rudal dan pesawat nirawak, dan juga menargetkan kapal-kapal yang terkait dengannya atau yang menuju ke sana.
Pada hari Minggu, kelompok tersebut memutuskan untuk meningkatkan operasi militer angkatan lautnya terhadap Israel dengan “menyasar semua kapal milik perusahaan mana pun yang bertransaksi dengan pelabuhan-pelabuhan Israel, terlepas dari kewarganegaraan perusahaan tersebut,” demi membela Gaza, yang telah menjadi sasaran perang genosida sejak 7 Oktober 2023. (mm/raialyoum)