Kairo, LiputanIslam.com – Liga Arab meminta Aljazair dan Somalia selaku dua anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk terus mengupayakan penyelengggaraan sidang darurat dewan tersebut dan menuntut “dikeluarkannya resolusi yang mewajibkan Israel mengakhiri blokade Jalur Gaza dan mengizinkan masuknya bantuan kemanusiaan.”
Permintaan itu diungkap dalam pernyataan yang dikeluarkan setelah pertemuan tingkat perwakilan tetap yang diadakan di markas besar Liga di Kairo, ibu kota Mesir, Selasa (22/7).
Pertemuan tersebut telah merilis beberapa resolusi setelah membahas tindakan politik dan diplomatik untuk melawan aksi pelaparan dan blokade rakyat Palestina di Gaza, yang digunakan oleh Israel sebagai “senjata genosida”.
Hal ini terjadi di saat Jalur Gaza sedang mengalami salah satu krisis kemanusiaan terburuk dalam sejarahnya di mana bencana kelaparan parah terjadi seiring dengan perang genosida yang dilancarkan Israel sejak 7 Oktober 2023.
Dengan penutupan total perbatasan oleh Israel dan larangan masuknya makanan dan obat-obatan sejak 2 Maret, bencana kelaparan telah menyebar ke seluruh Jalur Gaza, dan gejala malnutrisi parah telah muncul di antara anak-anak dan pasien. (mm/raialyoum)