Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Jurnalis Ternama Israel Bongkar Faktor Perahasiaan Dampak Serangan Iran

Published 10/07/2025 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

AlQuds, LiputanIslam.com –  Jurnalis ternama Israel, Raviv Drucker, di Channel 13 mengomentari tajam keputusan sensor militer Israel untuk mencegah media mempublikasikan kehancuran yang menimpa Israel setelah perang 12 hari dengan Iran.

Dia mengatakan bahwa sensor berita dampak serangan Iran bukan demi keamanan negara, “melainkan untuk mempertahankan asumsi menang atas Iran, dan bukan pula untuk mencegah Iran mengetahuinya, karena mereka tahu persis di mana mereka menyerang, melainkan untuk mencegah publik Israel mengetahui seberapa besar kerusakan yang kita derita.”

Dia menjelaskan, “Apa yang dipublikasikan oleh surat kabar Inggris, The Telegraph, diketahui oleh jurnalis Israel, tetapi sensor tersebut mencegah publikasi.”

Menurutnya, para jurnalis israel tidak memprotes keputusan ini, melainkan bersikap pengecut untuk memperkuat narasi resmi bahwa Israel telah mengalahkan Iran.

“Sensor di sini tidak melindungi nyawa manusia, melainkan melindungi narasi. Dalam hal ini, muncul pertanyaan sulit: Haruskah jurnalis patuh? Apakah kita masih menjadi penjaga gerbang atau telah menjadi kaki tangan diam-diam?”

Sementara itu, direktur Institut Sains Weizmann mengatakan kerugian yang dialami institut ini akibat ledakan rudal Iran  berkisar antara $300 hingga $500 juta. Dia mengungkapkan bahwa pusat tersebut dibagi menjadi dua bagian: bagian pertama digunakan sebagai tempat tinggal bagi staf yang bekerja di sana, dan bagian kedua untuk penelitian.

Ketika ditanya tentang penolakan otoritas sensor militer Israel untuk mengizinkan media merekam kerusakan besar di lokasi tersebut, dalam sebuah wawancara televisi di Channel 13 dia menjawab, “Saya yakin keputusan sensor militer tersebut berakar dari penolakan mutlak kami untuk memberikan informasi kepada musuh tentang kerusakan yang kami derita.”

Drucker selaku pembawa acara kemudian menanggapi klaim direktur tersebut dengan mengatakan, “Sensor militer melarang publikasi tidak hanya di Institut Weizmann, melainkan juga di lokasi militer dan strategis yang terkena rudal Iran.”

Institut Sains Weizmann adalah universitas riset negeri yang berlokasi di Rehovot, dan didirikan pada tahun 1934, atau 14 tahun sebelum berdirinya Negara Israel. Institut ini tergolong unik di antara universitas-universitas Israel lainnya karena hanya menawarkan gelar pascasarjana (magister dan doktoral) di bidang ilmu pengetahuan alam dan eksakta.

Institut ini merupakan pusat penelitian multidisiplin dengan sekitar 3.800 staf, termasuk ilmuwan, peneliti pascadoktoral, mahasiswa doktoral dan magister, serta staf teknis dan administrasi. Hingga tahun 2019, Institut Sains Weizmann telah berafiliasi dengan enam pemenang Hadiah Nobel dan tiga pemenang Penghargaan Turing. (mm/raialyoum)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad1
Happy0
Angry0
Dead0
Wink1

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account