Alquds, LiputanIslam.com – Angkatan Bersenjata Yaman kubu Ansarullah Yaman menyatakan bertanggung jawab atas serangan terhadap kapal dagang Magic Seas di Laut Merah pada hari Minggu karena melanggar “larangan masuk ke pelabuhan Palestina pendudukan.”
Hal ini disampaikan dalam sebuah pernyataan video juru bicara pasukan Yaman tersebut, Brigjen Yahya Saree, Senin (7/6). Dia mengatakan pihaknya “menyerang Magic Seas dengan dua kapal nirawak, lima rudal balistik dan jelajah, serta tiga pesawat nirawak.”
Dia menambahkan, “Operasi tersebut, termasuk serangan langsung ke kapal itu, menyebabkan kebocoran, dan saat ini berisiko tenggelam di Laut Merah. Pasukan kami memungkinkan awak kapal untuk meninggalkan kapal dengan aman.”
Saree juga mengatakan, “Operasi serangan itu dilakukan setelah kami mengeluarkan seruan dan peringatan kepada kapal tersebut, tapi awak kapal menolak semuanya.” Tanpa menyebut pemilik kapal, dia menuduh kapal dan anak perusahaannya melanggar “larangan masuk ke pelabuhan Palestina pendudukan”.
Sebagai protes terhadap perang Tel Aviv yang sedang berlangsung di Jalur Gaza, pasukan Yaman itu menyerang kapal-kapal Israel serta kapal-kapal yang menuju Israel. (mm/raialyoum)