Washington, LiputanIslam.com – Presiden AS Donald Trump pada hari Selasa (1/7) mengatakan bahwa Israel telah menyetujui persyaratan untuk gencatan senjata selama 60 hari di Gaza, dan memperingatkan Hamas untuk menerima kesepakatan tersebut sebelum kondisi memburuk.
Trump mengumumkan perkembangan tersebut saat ia bersiap untuk menjamu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk berunding di Gedung Putih pada hari Senin. Pemimpin AS tersebut telah meningkatkan tekanan pada pemerintah Israel dan Hamas untuk menjadi perantara gencatan senjata dan perjanjian mengenai tawanan serta mengakhiri perang di Gaza.
“Perwakilan saya mengadakan pertemuan yang panjang dan produktif dengan Israel hari ini di Gaza. Israel telah menyetujui persyaratan yang diperlukan untuk menyelesaikan GENCATAN SENJATA 60 Hari, di mana kami akan bekerja dengan semua pihak untuk mengakhiri Perang,” tulis Trump di Social Truth, sembari menyebutkan bahwa Qatar dan Mesir akan menyampaikan proposal akhir.
“Saya berharap, demi kebaikan Timur Tengah, Hamas menerima Kesepakatan ini, karena ini tidak akan menjadi lebih baik — INI HANYA AKAN MENJADI LEBIH BURUK,” sambungnya.
Janji Trump bahwa tawaran itu adalah yang terbaik dan terakhir mungkin akan mendapat tanggapan skeptis dari Hamas. Bahkan sebelum berakhirnya gencatan senjata terlama dalam perang tersebut pada bulan Maret, Trump telah berulang kali mengeluarkan ultimatum dramatis untuk menekan Hamas agar menyetujui jeda yang lebih lama dalam pertempuran yang akan mengakibatkan pembebasan lebih banyak sandera dan pengembalian lebih banyak bantuan kepada penduduk sipil Gaza.
Menteri Urusan Strategis Israel Ron Dermer berada di Washington pada hari Selasa untuk melakukan pembicaraan dengan pejabat senior pemerintahan guna membahas potensi gencatan senjata Gaza, Iran, dan masalah lainnya. Dermer diperkirakan akan bertemu dengan Wakil Presiden JD Vance, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, dan utusan khusus Steve Witkoff.
Sebelumnya pada hari Selasa, Trump mengulangi harapannya untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata Israel-Hamas minggu depan.
Ketika ditanya apakah sudah waktunya untuk menekan Netanyahu agar mencapai kesepakatan gencatan senjata, Trump mengatakan perdana menteri Israel siap untuk mencapai kesepakatan.
“Dia ingin. Saya pikir kita akan mencapai kesepakatan minggu depan,” kata Trump tentang Netanyahu dalam percakapan dengan wartawan saat mengunjungi fasilitas penahanan imigrasi baru di Florida.
Pembicaraan antara Israel dan Hamas telah berulang kali tersendat karena satu hal yang menjadi pokok perdebatan — apakah perang harus diakhiri sebagai bagian dari perjanjian gencatan senjata. Sekitar 50 orang Israel masih ditawan di Gaza, dengan kurang dari setengahnya diyakini masih hidup.
Perkembangan itu terjadi setelah lebih dari 150 lembaga amal dan kelompok kemanusiaan internasional menyerukan pembubaran sistem kontroversial yang didukung Israel dan AS untuk distribusi bantuan di Gaza karena kacau dan sarat kekerasan yang mematikan terhadap warga Palestina yang mencari makanan. (mm/raialyoum/cnbc)