Gaza, LiputanIslam.com – Tentara pendudukan Zionis Israel mengakui bahwa seorang perwira dan 6 anggotanya tewas disergap pejuang perlawanan Palestina di Khan Yunis, selatan Jalur Gaza, pada hari Selasa (24/6)
Tentara pendudukan pada hari Rabu (25/6) secara resmi mengumumkan 7 anggotanya dari Batalyon Teknik Tempur ke-605 tewas dan 14 lainnya terluka akibat sergapan pejuang Palestina di Khan Yunis.
Menurut media Israel, ketujuh tentara tersebut ludes terbakar akibat ledakan bom yang menerjang kendaraan teknik Puma di Khan Yunis, dan evakuasi mereka dari tempat kejadian berlangsung sulit.
Media Israel melaporkan pada hari Selasa bahwa tiga tentara tewas dan tujuh lainnya terluka, beberapa dengan luka “sangat serius”, menyusul dua penyergapan terpisah yang menargetkan pasukan Israel di Jalur Gaza. Jumlah korban tewas resmi diumumkan pada hari Rabu, meningkat menjadi tujuh.
Menurut media Israel, pejuang Palestina menyergap pasukan militer (Israel), diikuti oleh penyergapan lain yang menargetkan unit penyelamat yang berusaha melakukan intervensi. Dilaporkan pula bahwa tentara yang terluka dilarikan ke rumah sakit di Tel Aviv.
Sementara itu, jumlah warga Palestina yang gugur dalam serangan Israel di berbagai wilayah Jalur Gaza sejak fajar pada hari Rabu tercatat mencapai 99 orang, termasuk anak-anak.
Sumber medis dan saksi mata mengatakan bahwa jumlah warga Palestina yang gugur dalam pembantaian yang dilakukan tentara Israel melalui pemboman dan tembakan di berbagai wilayah Jalur Gaza telah meningkat dari 61 menjadi 99 orang, setelah 38 orang gugut dalam beberapa jam terakhir. (mm/raialyoum)