Sanaa, LiputanIslam.com – Angkatan Bersenjata Yaman mengumumkan pihaknya telah meluncurkan dua rudal balistik, termasuk rudal hipersonik, ke Bandara Ben Gurion dekat Tel Aviv, Palestina pendudukan.
“Kami telah menyerang Bandara Lod (Ben-Gurion) di wilayah pendudukan Jaffa dengan dua rudal balistik, satu di antaranya hipersonik Palestine 2 dan yang lain Dzulfiqar,” kata Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Brigjen Yahya Saree, dalam sebuah pernyataan video yang dipublikasikan oleh saluran TV Al-Masirah, Selasa (10/6).
Dia memastikan bahwa satu di antara dua rudal tersebut menghantam bandara itu setelah sistem pertahanan udara Israel gagal mencegatnya . Dia juga menyatakan Pelabuhan Haifa masuk dalam daftar target serangan Yaman.
“Operasi tersebut mencapai tujuannya, memaksa jutaan Zionis mengungsi ke tempat perlindungan dan menghentikan lalu lintas udara di bandara,” sambungnya.
Dia juga menegaskan, “Keputusan untuk memblokade lalu lintas udara ke dan dari Bandara Lod tetap berlaku,” Karena itu, dia memperingatkan “perusahaan-perusahaan yang tersisa untuk segera menghentikan penerbangan mereka.”
Menanggapi agresi Israel di pelabuhan Hodeidah di Yaman, Saree mengatakan bahwa Pelabuhan Haifa dimasukkan dalam daftar target serangan Yaman, sehingga dia juga memperingatkan semua perusahaan dan berbagai entitas agar tidak berurusan dengan pelabuhan Haifa.
“Musuh hendaklah menunggu lebih banyak dukungan kami kepada saudara-saudara kami yang setia dan tulus di Gaza nan luhur dan penuh pengorbanan,” tutur Saree, sembari menekankan kontinyuitas dukungan Yaman kepada Gaza hingga agresi dan blokade Israel terhadap Gaza dihentikan.
Sebelumnya di hari yang sama, militer Israel mengaku telah mencegat rudal yang ditembakkan dari Yaman setelah mengaktifkan sistem pertahanan udaranya.
Sesaat sebelum itu, Komando Front Dalam Negeri IDF mengumumkan dalam sebuah pernyataan bahwa sirene serangan udara telah diaktifkan di Ashkelon, Beit Shemesh, Yerusalem, dan wilayah Tel Aviv yang lebih luas, selain puluhan kota di selatan dan tengah negara itu, setelah peluncuran rudal Yaman.
Saluran swasta Israel Channel 7 melaporkan bahwa lalu lintas udara di Bandara Internasional Ben-Gurion di Tel Aviv dihentikan sementara akibat peluncuran rudal Yaman.
Wakil kepala organisasi media Ansarullah Yaman, Nasruddin Amir, mengumumkan perluasan skala serangan terhadap Israel, beberapa jam setelah Tel Aviv menyerang pelabuhan Hodeidah di Yaman barat.
“Agresi baru Israel di pelabuhan Hodeidah tidak berdampak signifikan pada operasi dukungan untuk Gaza, maupun pada mental rakyat kami, yang turun ke jalan setiap minggu dalam jumlah jutaan untuk mendukung Gaza,” ujarnya.
Ansarullah menegaskan serangan Yaman terhadap Israel akan terus berlanjut hingga Israel mengakhiri perang genosida yang telah berlangsung selama 20 bulan terhadap warga Palestina di Jalur Gaza. (mm/raialyoum)