Teheran, LiputanIslam.com – Panglima Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Brigjen Hossein Salami pada hari Senin (9/6) menyatakan bahwa presisi rudal Iran akan meningkat dengan adanya data-data rahasia Israel yang berhasil dikeruk oleh intelijen Iran.
Salami menyatakan demikian dalam ucapan selamatnya kepada Menteri Intelijen Sayyid Esmail Khatib dan para pejuang intelijen atas kesuksesan infiltrasi intelijen terhadap struktur keamanan Rezim Zionis Israel serta keberhasilan mengakses data dan dokumen strategis dan sensitif dalam “jumlah yang melimpah”.
Salami mengatakan, “Prestasi besar Kementerian Intelijen Iran ini tak ubahnya dengan True Promise 2 di ranah intelijen.”
Dia menambahkan, “Tak syak lagi bahwa data-data sensitif ini akan menambah efektivitas upaya penguatan proses pembasmian rezim pendudukan Zionis dan meningkatkan presisi tembakan rudal Iran terhadap target.”
Kepala Dinas Intelijen IRGC juga turut menyampaikan pesan selamat kepada Menteri Intelijen dan para pejuang intelijen. Dalam pesan ini, dia antara lain menyebutkan: “Keberhasilan para pejuang intelijen menginfiltrasi struktur Rezim Zionis dan memperoleh data-data sensitif telah meruntuhkan wibawa palsu rezim ini serta menjadi tantangan yang merepotkan pendukung besarnya, AS.”
Sementara itu, Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran (SNSC) menyatakan negara ini akan menyerang fasilitas nuklir rahasia Israel jika rezim Zionis ini melakukan agresi terhadap Iran.
SNSC menyebutkan bahwa operasi rumit yang dilakukan oleh intelijen Iran dan pencapaian signifikan mereka itu merupakan elemen utama dari rencana cerdas dan tindakan rahasia pemerintahan suci Islam dalam menghadapi propaganda musuh.
SNSC menambahkan bahwa elemen utama lain dari rencana itu antara lain ialah jerih payah Angkatan Bersenjata dalam upaya membangun keseimbangan operasional yang proporsional dengan kelemahan dan kekuatan Israel dan para pendukungnya.
SNSC mengatakan daftar target Israel yang lengkap kini tersedia di atas meja Angkatan Bersenjata Iran, dan bahwa fasilitas nuklir rahasia Israel akan langsung menjadi sasaran serangan balasan jika rezim ilegal ini melakukan tindakan agresi apa pun terhadap Iran. (mm/irib/ alalam)