Sanaa, LiputanIslam.com – Angkatan Bersenjata Yaman mengumumkan pihaknya telah menyerang Bandara Lod, yang dikenal di Israel sebagai Bandara Ben Gurion, di wilayah pendudukan Jaffa (Tel Aviv) dengan dua pesawat nirawak “Yafa”, dan memastikan bahwa “operasi tersebut berhasil mencapai tujuannya.”
Juru bicara Angkatan Bersenjata Brigjen Yahya Saree pada Rabu malam (4/6) mengatakan, “Sementara para jemaah haji bersiap untuk wukuf di Arafah, mengucapkan kalimat la ilaha illa Allah dan bertakbir, darah saudara-saudara mereka dan saudara-saudara kami di Gaza tercinta terus tertumpah.”
Dia menyebutkan bahwa rakyat Palestina tidak memiliki dukungan atau penolong dari putra dan putri umat Islam, meskipun umat ini memiliki kemampuan dan kapasitas untuk menghentikan pembantaian sedemikian dahsyat dan belum pernah disaksikan dunia sebelumnya.
Pasukan Yaman menegaskan bahwa operasi militer terhadap Israel adalah demi membela rakyat tertindas dan para pejuang Palestina, dan “penolakan terhadap genosida yang dilakukan oleh musuh, Zionis, terhadap saudara-saudara kita di Jalur Gaza.”
Saree menegaskan bahwa negaranya akan terus menunaikan kewajiban agama, moral, dan kemanusiaannya di depan rakyat tertindas Palestina.
Saree mengatakan,”Semua orang dan negara umat (Islam) ini harus memenuhi kewajiban ini dan meninggalkan kemalasan, kelambanan, dan kedudukan sebagai antek. Allah tidak memberkati umat yang mengabaikan tugasnya, mengabaikan tanggung jawabnya, dan menyerah kepada musuhnya, padahal mereka memiliki kemampuan dan fasilitas.” (mm/almayadeen)