Sanaa, LiputanIslam.com – Angkatan Bersenjata Yaman mengumumkan pelaksanaan empat operasi militer kualitatif terhadap Bandara Lod, yang dikenal di Israel sebagai Ben Gurion, dan target-target vital Israel lain di daerah Jaffa, Ashdod, dan Umm al-Rashrash (Eilat) di Palestina pendudukan.
Angkatan Bersenjata Yaman dalam sebuah pernyataan yang disampaikan oleh jubirnya, Brigjen Yahya Saree, Minggu (1/6), mengumumkan bahwa pasukan rudal Yaman melakukan operasi militer kualitatif yang menyasar Bandara Lod dengan rudal balistik hipersonik.
Saree menyatakan operasi tersebut berhasil mencapai tujuannya, menyebabkan jutaan kaum Zionis Israel melarikan diri ke tempat perlindungan, dan Bandara Lod berhenti beroperasi.
Angkatan Bersenjata Yaman menyebutkan bahwa unit pasukan nirawak Yaman melakukan tiga operasi militer terhadap tiga target vital Israel di wilayah Jaffa, Ashdod, dan Umm al-Rashrash di Palestina pendudukan, menggunakan tiga pesawat nirawak.
Yahya Saree menyatakan bahwa Angkatan Bersenjata Yaman, setelah berhasil memberlakukan larangan sebagian terhadap lalu lintas udara di Bandara Lod, tengah berupaya memberlakukan larangan penuh terhadap lalu lintas udara di bandara tersebut pada periode mendatang.
Dia menambahkan bahwa beberapa maskapai penerbangan yang belum mematuhi larangan tersebut harus mempertimbangkan hal ini demi menjaga keselamatan pesawat dan pelanggan mereka.
Dia juga menekankan bahwa operasi Yaman tidak akan berhenti sampai agresi dan blokade Israel terhadap Jalur Gaza dihentikan. (mm/alalam)