Sanaa, LiputanIslam.com – Angkatan Bersenjata Yaman mengumumkan pelaksanaan operasi militer ganda kualitatif yang membidik Bandara Ben Gurion dan target vital entitas Zionis di sebelah timur wilayah pendudukan Jaffa (Tel Aviv).
Angkatan Bersenjata Yaman melalui juru bicaranya, Brigjen Yahya Saree, dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa (27/5) menjelaskan bahwa pasukan rudal Yaman telah melancarkan operasi militer ganda kualitatif dengan dua rudal balistik, termasuk rudal hipersonik “Palestine 2” terhadap Bandara Lod, yang dikenal di Israel sebagai Bandara Ben Gurion, di wilayah Jaffa.
Satu rudal lainnya adalah rudal “Dzulfiqar” yang menyasar target vital musuh Zionis di sebelah timur wilayah Jaffa.
Saree memastikan operasi tersebut berhasil mencapai tujuannya, menyebabkan jutaan Zionis bergegas ke tempat perlindungan, dan menghentikan operasi bandara.
Dijelaskan bahwa operasi tersebut dilakukan demi mendukung rakyat tertindas Palestina dan para pejuangnya, serta sebagai penolakan terhadap kejahatan genosida yang dilakukan oleh Zionis di Jalur Gaza, dan sebagai respon terhadap penyerbuan dan penodaan Masjid Al-Aqsa oleh ribuan orang Yahudi Zionis.
Saree juga menegaskan bahwa genosida di Jalur Gaza yang dilakukan oleh pasukan Zionis Israel bersamaan dengan blokade dan aksi pelaparan penduduk Gaza merupakan kejahatan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah manusia.
Dia menyerukan kepada segenap kaum merdeka dunia untuk mengambil tindakan nyata mendukung keadilan dan kemanusiaan serta memenuhi kewajiban mereka terhadap bangsa tertindas Palestina.
Angkatan Bersenjata Yaman menegaskan kembali komitmen mereka untuk melanjutkan dan meningkatkan operasi militer terhadap Rezim Zionis Israel, dan tidak akan berhenti sampai agresi dan blokade terhadap Gaza dihentikan. (mm/alalam)