Riyadh, LiputanIslam.com – Otoritas Kerajaan Arab Saudi mengumumkan bahwa ibadah haji tahun ini akan dimulai pada 4 Juni 2025 setelah observatorium mengonfirmasi penampakan hilal bulan Dzulhijjah 1446 Hijirah.
Pengumuman tersebut dibuat pada hari Selasa (27/5) oleh Mahkamah Agung Kerajaan Saudi dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh Kantor Berita Resmi Saudi.
Dalam konferensi pers pada hari Senin Menteri Haji Saudi Tawfiq al-Rabiah mengatakan lebih dari satu juta jemaah dari seluruh dunia telah tiba di Saudi.
Ibadah haji adalah salah satu dari lima rukun Islam dan harus dilakukan setidaknya sekali oleh setiap Muslim yang mampu.
Ibadah haji dilaksanakan setiap tahun mulai hari ke-8 hingga ke-13 Dzulhijjah, bulan ke-12 dan terakhir pada kalender lunar Islam.
Para jamaah menjalani empat hari ritual yang berpuncak pada hari kedua dengan wukuf di Padang Arafah.
Jamaah haji umumnya juga berziarah ke makam Nabi Muhammad saw di Masjid Nabawi di kota Madinah, situs tersuci kedua umat Islam. Meskipun bukan bagian dari ritus ibadah haji, ziarah ini tetap dirasakan sebagai pengalaman spiritual yang penting bagi banyak umat Muslim.
Tahun ini, Hari Arafah di Saudi akan jatuh pada tanggal 5 Juni, diikuti oleh Idul Adha pada tanggal 6 Juni.
Tahun lalu, 1,8 juta orang ikut serta dalam haji, menurut angka resmi.
Pada ibadah haji tahun 2024, suhu melonjak hingga 51,8 derajat Celsius, dan lebih dari 1.300 jamaah meninggal dunia.(mm/aljazeera)