Teheran, LiputanIslam.com – Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei mengatakan Iran dan Pakistan perlu mengambil langkah-langkah “bersama dan efektif” untuk menghentikan kejahatan Rezim Zionis Israel di Jalur Gaza.
Saat ditemui Perdana Menteri Pakistan Muhammad Shehbaz Sharif di Teheran pada hari Senin (26/5) , Ayatullah Khamenei mengatakan Pakistan memiliki posisi tersendiri di dunia Islam. Dia juga mengapresiasi berakhirnya konfrontasi militer antara Pakistan dan India, dan mengharapkan kedua negara dapat menyelesaikan pertikaian mereka.
Ayatullah Khamenei menyebut Pakistan sebagai negara Muslim yang memiliki sikap yang “sangat bagus dan kuat” dalam masalah Palestina selama beberapa tahun terakhir.
“Selalu ada godaan bagi negara-negara Muslim dalam beberapa tahun terakhir untuk menjalin hubungan dengan rezim Zionis, tapi Pakistan tidak pernah terpengaruh oleh godaan ini,” ungkapnya.
Menyinggungnya besarnya kapasitas umat Islam untuk memiliki kekuatan yang lebih besar di dunia saat ini, Ayatullah Khamenei menekankan pentingnya persatuan dan pengembangan hubungan antarnegara Muslim dalam situasi di mana para penghasut perang di dunia memiliki banyak motivasi untuk menebar perselisihan dan mengobarkan perang.
“Ini adalah satu-satunya hal yang dapat menjamin keamanan negara-negara Muslim,” tuturnya.
Dia juga mengingatkan bahwa Palestina merupakan “masalah utama dunia Islam”, dan bahwa ketika orang-orang di Eropa dan AS bahkan berdemonstrasi dan menyuarakan protes mereka terhadap pemerintah mereka terkait situasi bencana yang melanda Gaza, beberapa negara Muslim malah cendrung mendukung rezim Israel.
Ayatullah Khamenei mengatakan Iran dan Pakistan dapat memainkan peran penting di dunia Muslim dengan bekerja sama dan membawa isu Palestina ke jalur yang benar.
Dalam pertemuan tersebut, yang juga dihadiri oleh Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Perdana Menteri Pakistan mengapresiasi peran positif Iran dalam penyelesaian konfrontasi militer antara Pakistan dan India.
Mengenai Palestina, Sharif mengaku prihatin karena masyarakat internasional tidak mengambil langkah-langkah efektif untuk mengakhiri situasi bencana yang terus mendera Gaza.
Memimpin sebuah delegasi, Sharif tiba di Teheran pada hari Senin atas undangan presiden Iran. Dia memulai safari regional pada hari Minggu dengan mengunjungi Turki, dan juga berencana untuk mengunjungi Azerbaijan dan Tajikistan.
Sebelumnya menemui Ayatullah Khamenei, Sharif menemui Presiden Pezeshkian dan menghadiri konferensi pers bersama dengannya. (mm/alalam/presstv)