Sanaa, LiputanIslam.com – Angkatan Bersenjata Yaman telah melancarkan serangan rudal baru terhadap wilayah pendudukan Palestina, hingga menyebabkan terhentinya penerbangan di bandara Ben Gurion dekat Tel Aviv dan membunyikan sirene di seluruh kota dan permukiman Israel, Ahad (25/5).
Media Israel melaporkan bahwa lalu lintas udara di Ben Gurion dihentikan setelah sebuah rudal ditembakkan dari Yaman.
Surat kabar Yedioth Ahronoth melaporkan bahwa beberapa penerbangan terhenti karena rudal Yaman, dan empat penerbangan mengalami penundaan saat mendarat di Bandara Ben Gurion, dan terbang di lepas pantai.
Tentara pendudukan Israel mengklaim bahwa sistem pertahanan udara telah mencegat rudal yang ditembakkan dari Yaman karena rudal balistik telah terdeteksi menuju wilayah pendudukan.
Media Israel juga melaporkan bahwa sirene serangan udara berbunyi di sebelah barat al-Quds karena rudal balistik yang datang dari Yaman.
Statemen dari militer Yaman menyatakan, “Pasukan rudal Angkatan Bersenjata Yaman melakukan operasi militer khusus yang menargetkan Bandara Lod, yang disebut Israel sebagai ‘Ben Gurion’, di wilayah pendudukan Jaffa, dengan menggunakan rudal balistik hipersonik.”
Melalui jubirnya, Brigjen Yahya Saree, pasukan Yaman menambahkan, “Operasi tersebut telah berhasil mencapai tujuannya, menyebabkan jutaan Zionis perampas bergegas ke tempat perlindungan dan membuat bandara tersebut lumpuh total,” katanya.
Dia juga menyebutkan bahwa blokade lalu lintas udara ke Bandara Lod dilanjutkan oleh pasukan Yaman, dan bahwa sebagian besar maskapai penerbangan telah mematuhi blokade tersebut dalam beberapa hari terakhir, sehingga berdampak signifikan pada lalu lintas udara di bandara tersebut.
Saree mengatakan,”Pembantaian sehari-hari yang dilakukan terhadap saudara kami di Jalur Gaza mendorong Yaman, dengan rakyatnya yang bangga, kepemimpinan yang setia, dan pasukan mujahidnya, untuk melakukan upaya dan kerja yang lebih besar untuk meningkatkan operasi militer yang bertujuan menghentikan agresi dan blokade terhadap Gaza.”
Serangan terbaru Yaman merupakan yang ketiga dalam empat hari, dan yang kelima sejak Ahad lalu. (mm/presstv)