Teheran, LiputanIslam.com – Panglima Angkatan Darat Iran, Brigjen Kiomars Heidari, memperingatkan bahwa pihaknya “memantau ancaman dengan mata terbuka dan tangan mereka siap menekan pelatuk.”
“Tangan kami siap menanggapi ancaman apa pun, dan bangsa Iran yang mulia silakan beristirahat dengan tenang dan damai. Mereka hendaklah mengetahui bahwa jika ancaman apa pun sampai dilakukan maka sumber dan asal ancaman itu akan hancur total dalam waktu singkat,” kata Heidari, Ahad (25/5).
Dia menekankan, “Seluruh angkatan bersenjata dan tentara, terutama Angkatan Darat, memantau ancaman dengan mata terbuka, tangan kami benar-benar siap, dan telinga kami memperhatikan perintah Pemimpin Revolusi Islam (Ayatullah Sayid Ali Khamenei).”
Jenderal Heidari menambahkan, “Rakyat Iran yang besar hendaklah yakin bahwa angkatan bersenjata kita akan mampu menanggapi ancaman dan sumber ancaman apa pun, di tingkat apa pun dan dalam skala apa pun.”
Pernyataan ini mengemuka di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Rezim Zionis. Laporan CNN mengungkapkan bahwa AS telah memperoleh informasi intelijen baru yang menunjukkan bahwa Israel sedang bersiap menyerang fasilitas nuklir Iran.
Sementara itu, juru bicara Garda Revolusi Iran, Ali Mohammad Naeini, memperingatkan bahwa jika Israel berani melakukan tindakan gegabah terhadap Israel maka rezim Zionis ini akan menerima respon tegas dan menghancurkan.
Senada dengan ini, Kepala staf militer Iran Mayjen Mohammad Bagheri memastikan bahwa pasukan Iran “akan menanggapi dengan kuat dan gagah berani setiap serangan terhadap Iran.” (mm/mna)