Sanaa, LiputanIslam.com – Angkatan Bersenjata Yaman kubu Ansarullah mengumumkan peluncuran dua rudal menuju Bandara Ben Gurion Israel di dekat kota Jaffa, Minggu (18/5), sementara tentara Israel mengaku telah mencegat satu diantaranya.
Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Brigjen Yahya Saree, mengatakan, “Pasukan rudal angkatan bersenjata Yaman melakukan operasi militer kualitatif yang menargetkan Bandara Lod, yang dikenal di Israel sebagai Bandara Ben Gurion, dengan dua rudal balistik. Operasi ini mencapai tujuannya.”
Dia menegaskan serangan demikian akan terus berlanjut “hingga agresi di Gaza berhenti dan blokade terhadapnya dicabut.”
Dia menyebutkan bahwa rudal yang digunakan pasukan Yaman dalam serangan terbarunya adalah rudal hipersonik Palestine 2 dan rudal Dzulfiqar.
Menurutnya, operasi tersebut menyebabkan jutaan penduduk Zionis berhamburan ke tempat perlindungan, dan menghentikan lalu lintas udara di bandara selama sekitar satu jam.
Dalam pernyataan yang sama, dia melaporkan pihaknya telah menyerang bandara yang sama pada Sabtu pagi menggunakan pesawat nirawak Yafa.
Pada Jumat malam, pasukan Yaman mengumumkan bahwa pelabuhan Hodeidah dan Salif menjadi sasaran serangan udara Israel, sementara Tel Aviv mengancam akan membunuh pemimpin Ansarullah Sayyid Houthi Abdul-Malik al-Houthi jika pasukan Yaman terus menembakkan rudal ke Israel.
Ancaman itu tak membuat Yaman gentar. Wakil kepala kantor media Ansarullah, Nasruddin Amer, balik mengancam akan memperluas operasi militer terhadap Israel sebagai tanggapan atas serangannya.
Melalui platform X dia menyatakan: “Angkatan bersenjata Yaman akan memperluas operasi sebagai respon terhadap perluasan operasi di Gaza dan kontinyuitas agresi terhadap pelabuhan Yaman.”
Tentara Israel pada hari Minggu mengumumkan pihaknya telah mencegat rudal yang ditembakkan dari Yaman, sehari setelah Israel melancarkan serangan terhadap dua pelabuhan di wilayah yang dikuasai pemerintah Sanaa.
Militer Israel dalam sebuah pernyataan mengatakan, “Sebuah rudal yang diluncurkan dari Yaman berhasil dicegat, yang memicu pengaktifan sirene di beberapa wilayah.”
Militer Israel pada hari Jumat mengumumkan pihaknya telah melancarkan serangan ke pelabuhan Hodeidah dan Salif, dan mengaku telah “membidik dan menghancurkan infrastruktur teroris” milik Ansarullah.
Saluran 12 Israel melaporkan bahwa zona udara Bandara Ben Gurion telah ditutup bagi lepas landas dan pendaratan, dan beberapa ledakan terdengar di Al-Quds (Yerusalem) dan Tel Aviv.
Dalam beberapa hari terakhir, pasukan Yaman mengumumkan penargetan Bandara Ben Gurion Israel dengan rudal balistik hipersonik, sementara tentara Israel menargetkan infrastruktur Yaman di pelabuhan Hodeidah dan Salif. (mm/raialyoum)