TelAviv, LiputanIslam.com – Media Israel menyatakan bahwa serangan Israel terhadap Yaman sia-sia karena tidak akan membendung serangan pesawat nirawak dan rudal balistik Yaman.
Mantan anggota Knesset untuk Partai Buruh Israel, Emilie Moatti, mengatakan, “Tidak ada gunanya serangan Israel itu selain untuk menenangkan publik, dan menyatakan bahwa setiap serangan akan dibalas dengan serangan setimpal.”
Dikutip al-Mayadeen, Selasa (6/5), dalam wawancara dengan Channel 13, Moatti juga mengatakan, “Serangan Israel, serta serangan Amerika, Inggris, dan Saudi sebelumnya di Yaman tidak ada gunanya, dan ditujukan semata untuk berbicara kepada publik. Amerika, Saudi, dan Inggris telah menyerang Yaman sejak lama, dan kita belum melihat hasil apa pun.”
Koresponden Channel 13 Moria Asraf mengatakan, “Serangan Israel dipahami oleh Amerika dan dikoordinasikan dengan mereka karena serangan Yaman telah berdampak signifikan pada akses udara ke Israel setelah beberapa maskapai penerbangan membatalkan penerbangan mereka.”
Sementara itu, Mohammed Magadli, jurnalis Channel 12, mengatakan, “Siapa pun yang mengikuti liputan media Israel terus-menerus mendengar istilah ‘pengeboman yang belum pernah terjadi sebelumnya’, padahal kenyataannya ialah tentara pernah mengebom bandara Sanaa tahun lalu. Jadi ini bukan pertama kalinya.”
Di Channel 13 Israel, Elad Zini menyoal, “Apa yang dilakukan pendudukan Israel pada dasarnya merupakan upaya menambah apa yang dilakukan Amerika, tetapi apakah ini akan membantu?”
Dia mengatakan, “Apa yang diupayakan Israel adalah sedapat mungkin menghilangkan ancaman rudal balistik, meskipun tidak sepenuhnya. Tapi masalahnya adalah senjata-senjata ini terlindungi di daerah pegunungan di provinsi-provinsi yang dekat dengan Sanaa. Karena itu, Sanaa masih mampu meluncurkan rudal dalam situasi ini.”
Zini menambahkan, “Kemampuan produksi dan peluncuran merupakan fakta yang sudah mapan, dan sekarang semua atau sebagian besar rudal balistik, serta drone, berada di lokasi yang terlindung dan tidak dapat dijangkau dari udara.”
Dia juga mengatakan, “Amerika telah mencoba, dan mereka memiliki kekuatan yang luar biasa, tapi sejauh ini mereka belum menyelesaikan masalah.” (mm/almayadeen)