Sanaa, LiputanIslam.com – Angkatan Bersenjata Yaman kembali melancarkan operasi militer dengan menyerang instalasi strategis Israel.
Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Brigjen Yahya Saree, pada hari Rabu (23/4) menyatakan bahwa pasukan Yaman telah meluncurkan rudal balistik hipersonik ke sasaran vital di kota Haifa, di bagian utara wilayah yang diduduki, dalam operasi pro-Palestina yang baru.
Menurutnya, rudal itu telah menembus angkasa wilayah tersebut karena sistem rudal anti-udara Israel gagal mencegatnya.
Saree menyebutkan serangan rudal itu menimbulkan kepanikan para pemukim ilegal Zionis sehingga puluhan ribu orang berlarian menuju tempat perlindungan.
Selain itu, Pasukan Drone Yaman juga menyerang sasaran Israel di kota Tel Aviv dengan drone jenis Yafa.
Saree kembali menegaskan bahwa Angkatan Bersenjata Yaman tidak akan berhenti menunaikan tugas keagamaan, moral, dan kemanusiaan mereka, dan akan terus maju dengan operasi pembalasan terhadap entitas Zionis.
Sementara itu, Direktur Departemen Media Kepresidenan Yaman, Zaid Al-Gharsi, memastikan adanya perkembangan pesat dalam kemampuan Angkatan Bersenjata Yaman, termasuk di bidang teknologi dan persenjataan.
Dalam wawancara dengan TV Al-Alam, yang ditayangkan pada hari Rabu (23/3), dia juga menyebutkan bahwa Yaman akan memperkenalkan senjata baru yang akan mengejutkan semua orang.
“Telah terjadi perkembangan kualitatif dalam Angkatan Bersenjata Yaman dalam hal teknologi dan persenjataan, di mana senjata baru akan segera diperkenalkan dan akan mengejutkan semua orang,” ungkapnya.
Dia menambahkan, “Para personel Angkatan Bersenjata telah mampu melampaui teknologi elektromagnetik Amerika, yang memungkinkan mereka menargetkan kapal perang Amerika dengan presisi dan efektif.”
Mengenai dukungan Yaman kepada Jalur Gaza, Al-Gharsi menekankan pentingnya operasi militer langsung melawan musuh Israel.
Dia mengatakan, “Operasi militer akan terus berlanjut selama agresi dan blokade terhadap saudara-saudara kita di Gaza terus berlanjut. Ini merupakan pendirian teguh Yaman.”
Dia juga menjelaskan bahwa eskalasi tersebut mencakup jenis senjata dan target, karena semua wilayah Palestina pendudukan kini terjangkau tembakan Yaman, dan tidak ada target yang kebal. (mm/alalam/presstv)