Sanaa, LiputanIslam.com – Angkatan Bersenjata Yaman kubu Ansarullah mengaku telah menembak jatuh sebuah drone dan menyerang dua kapal induk AS di Laut Merah dan Laut Arab.
Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Brigjen Yahya Saree, dalam sebuah pernyataan yang disiarkan di televisi pada Selasa malam (22/4) menyatakan, “Pertahanan udara kami berhasil menembak jatuh pesawat nirawak MQ-9 milik AS saat pesawat itu tengah melakukan misi permusuhan di wilayah udara Provinsi Hajjah.”
Dia menjelaskan bahwa penembakan itu dilakukan oleh rudal permukaan-ke-udara buatan dalam negeri.
Ini merupakan drone ke-7 tipe MQ-9 yang ditembak jatuh pada April ini, dan yang ke-22 sejak dimulainya dukungan kepada Gaza, menurut pernyataan itu.
Saree menambahkan, “Pasukan Rudal, Pasukan Drone, dan Angkatan laut telah melaksanakan dua operasi militer yang menargetkan kapal induk AS USS Harry Truman dan USS Carl Vinson.”
Dia menambahkan bahwa kedua kapal induk dan “kapal perang mereka di Laut Merah dan Laut Arab menjadi sasaran sejumlah rudal jelajah dan pesawat nirawak.”
Saree menegaskan bahwa operasi ini dilakukan “dalam rangka melawan agresi Amerika terhadap negara kami, dan dalam rangka mendukung rakyat Palestina.”
Kelompok itu juga mengatakan pada Selasa malam bahwa serangkaian serangan udara AS menargetkan provinsi Al Hudaydah di Yaman barat dan provinsi Saada di utara.
TV Al Masirah dalam laporan berita singkat menyatakan bahwa “musuh Amerika melancarkan serangkaian serangan di Pulau Kamaran (di Provinsi Al Hudaydah).”
Saluran ini juga menyebutkan terjadi “agresi Amerika dengan dua serangan di distrik Al-Salif (di Provinsi Al-Hodeidah).”
Dalam pernyataan singkat ketiga, saluran tersebut melaporkan, “Agresi Amerika dengan empat serangan di Distrik Al Salem (di Provinsi Saada),” tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Tidak ada informasi mengenai kemungkinan korban manusia atau tingkat kerusakan material. (mm/raialyoum)