Teheran, LiputanIslam.com – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan Israel tidak akan pernah mampu melancarkan serangan terhadap Iran.
Dalam wawancara dengan jaringan televisi RT milik Rusia yang dipublikasikan pada hari Sabtu (19/4), Araghchi menyebutkan bahwa bahkan dengan dukungan dan bantuan AS, rezim pendudukan Zionis itu tidak akan mampu melakukan tindakan militer terhadap Iran.
“Seperti yang saya katakan, kami dapat mempertahankan diri bahkan terhadap AS, dan AS tahu seberapa kemampuan kami. Rezim Israel juga tahu apa kemampuan pertahanan kami dan apa tanggapan kami terhadap serangan apa pun,” terangnya.
Dia juga menekankan bahwa Iran telah memperkuat hubungannya dengan Rusia dan China dalam beberapa tahun terakhir, dan bahwa ketiga negara ini “serius” dalam mengambil “langkah-langkah efektif menuju perdamaian internasional.”
Araghchi memuji hubungan bilateral antara Iran dan Rusia, yang sama-sama dikenai sanksi ilegal Barat.
Menurutnya, hubungan Teheran-Moskow “tidak pernah sedekat dan sekuat ini”.
Pada bulan Januari, kedua negara menandatangani perjanjian Kemitraan Strategis Komprehensif untuk kerja sama jangka panjang di bidang politik, pertahanan, ekonomi, keamanan, perdagangan, investasi, energi, infrastruktur, dan berbagai bidang lainnya.
Araghchi mengatakan kesepakatan itu “menaikkan level hubungan kita ke level strategis. Proyek-proyek ekonomi besar sedang berlangsung di antara kita. Volume perdagangan di antara kita telah meningkat pesat.”
Menurutnya, meskipun ada pembatasan keras dari Barat, Iran dan Rusia memperluas hubungan mereka, “tidak menunggu sanksi dicabut”, dan “memiliki pendirian yang sama dan dekat dalam banyak isu internasional”.
“Saya tidak ingin mengatakan bahwa tidak ada perbedaan pendapat di antara kita. Terkadang ada juga perbedaan pendapat, tetapi dalam kebanyakan kasus kita memiliki posisi yang dekat satu sama lain dan, yang terpenting, kita terus-menerus bertukar pandangan,” paparnya. (mm/presstv)