TelAviv, LiputanIslam.com – Ratusan veteran Brigade Golani militer Israel pada hari Kamis (17/4) menandatangani petisi baru yang menuntut pemulangan sejumlah orang Israel yang ditawan oleh para pejuang Palestina di Jalur Gaza.
Surat kabar swasta Israel Haaretz melaporkan, “Ratusan prajurit veteran unit Golani tentara Israel menandatangani petisi baru yang menuntut pemulangan para tawanan, bahkan jika perang di Gaza dihentikan.”
Sekitar 315 lulusan unit infanteri dan pasukan khusus tentara Israel juga menandatangani petisi serupa dengan tuntutan yang sama, menurut surat kabar yang sama.
Sementara itu, sekitar 300 pilot dari perusahaan penerbangan sipil Israel, yang mewakili sekitar sepertiga dari seluruh pilot sipil, menandatangani petisi baru yang menyerukan diakhirinya perang di Gaza demi menyelamatkan para tawanan.
Saluran 12 Israel melaporkan bahwa sekitar 300 pilot dari maskapai penerbangan Israel telah menandatangani petisi baru yang menuntut pemulangan para tawanan, bahkan jika itu berarti mengakhiri perang.
Saluran itu menyebutkan, “Di antara para penandatangan surat tersebut adalah pilot dari El Al, Arkia, Israir, Challenge Airlines, Haifa Airlines, dan perusahaan-perusahaan yang mengoperasikan jet bisnis.”
Petisi pilot sipil ini bergabung dengan serangkaian protes serupa dalam beberapa hari terakhir, di mana ratusan prajurit cadangan dari Unit Intelijen 8200 memperingatkan bahwa kelanjutan perang menyebabkan kematian prajurit dan tahawan, dan menyatakan keprihatinan tentang meningkatnya jumlah prajurit cadangan yang menolak bertugas. (mm/raialyoum)