Teheran, LiputanIslam.com – Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayyid Ali Khamenei menerima kunjungan Menteri Pertahanan Saudi Khalid bin Salman pada hari Kamis (17/4).
Dalam pertemuan tersebut, Ayatullah Khamenei mengatakan bahwa hubungan antara Iran dan Arab Saudi akan menguntungkan kedua negara, dan kedua negara dapat saling melengkapi.
Dia juga mengaakan, “Ada musuh yang menentang perluasan hubungan antara kedua negara kita, dan motif permusuhan ini harus diatasi, dan kami siap untuk itu.”
Mengacu pada perkembangan dan kemajuan Iran di berbagai bidang, Ayatullah Khamenei mengatakan, “Kami siap membantu Arab Saudi di bidang-bidang ini.”
Dia menambahkan, “Bagi saudara-saudara kita di kawasan, lebih baik bekerja sama dan saling membantu daripada bergantung pada pihak lain.”
Di pihak lain, Menteri Pertahanan Saudi mengatakan, “Saya datang ke Teheran dengan agenda memperluas hubungan dengan Iran dan bekerja sama di semua bidang.”
Dia menambahkan, “Kami berharap pembicaraan yang konstruktif akan menghasilkan hubungan yang lebih kuat antara Arab Saudi dan Iran dibandingkan sebelumnya.”
Menteri Pertahanan Saudi Khalid bin Salman menyampaikan surat dari Raja Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud kepada Ayatullah Khamenei.
Dalam pertemuan terpisah di hari yang sama, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayjen Mohammad Bagheri mengatakan kepada Pangeran Khalid bin Salman, “Hubungan baik antara kedua negara dan angkatan bersenjata mereka akan menimbulkan frustasi dan keputusasaan bagi musuh-musuh kita dan kegembiraan bagi para sahabat kita”.
Bagheri berterima kasih kepada Arab Saudi atas partisipasinya sebagai pengamat dalam Latihan Maritim Simposium Angkatan Laut Samudra Hindia (IONS), yang dikenal sebagai IMEX 2024.
Latihan di Samudra Hindia tersebut diadakan oleh Iran, Rusia, dan Oman, dengan partisipasi delegasi pengamat dari beberapa negara, termasuk Arab Saudi, India, Thailand, Pakistan, Qatar, dan Bangladesh.
“Kebijakan Republik Islam Iran didasarkan pada pengembangan hubungan dengan negara-negara tetangganya. Karena itu, pengembangan dan penguatan hubungan antara angkatan bersenjata kedua negara dapat menjadi dasar yang baik bagi negara-negara di kawasan,” kata Bagheri.
Dia menambahkan bahwa kebijakan Iran juga untuk menjamin keamanan oleh negara-negara di kawasan tersebut, di mana Teheran dan Riyadh dapat memainkan peran penting dalam mewujudkan tujuan penting dan strategis ini.
Jenderal Bagheri menyinggung “situasi regional dan internasional yang khusus dan kompleks”, dan menyatakan kesiapan angkatan bersenjata Iran untuk mengembangkan hubungan pertahanan bilateral dengan Arab Saudi di berbagai bidang yang menjadi kepentingan kedua belah pihak.
Jenderal Bagheri menghargai sikap Arab Saudi dalam masalah Palestina dan kekejaman Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza, dengan mengatakan semua negara Islam membutuhkan persatuan, empati, dan posisi yang bersatu untuk menghadapi kejahatan rezim Zionis.
Di pihak lain, Pangeran Khalid menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Iran dan Staf Umum Angkatan Bersenjatanya atas sambutan hangat yang diberikan kepadanya dan delegasinya di Teheran.
“Keramahtamahan Anda mencerminkan hubungan yang sangat baik di antara kita,” ujarnya.
Dia juga menyebutkan bahwa hubungan antara kedua negara memiliki dampak besar dalam memastikan keamanan kawasan, dan bahwa Arab Saudi bersikeras untuk memperkuat dan mengembangkan hubungan antara kedua negara.
“Insya Allah, hasil dari hubungan baik ini dan peningkatannya di berbagai bidang akan memberikan hasil yang baik bagi kedua negara dan kawasan,” tuturnya. Dia juga mengundang Jenderal Bagheri untuk mengunjungi Arab Saudi. (mm/alalam/presstv)