Teheran, LiputanIslam.com – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memastikan bahwa pengayaan uranium merupakan realitas hak Iran yang tak dapat dinegosiasikan dengan pihak lain, termasuk AS.
Dia juga mengatakan bahwa dalam kunjungannya yang dijadwalkan ke Moskow, dia akan menyampaikan pesan Pemimpin Besar Iran kepada Presiden Rusia Vladimir Putin.
Menanggapi pertanyaan tentang pernyataan pejabat AS bahwa Iran harus menghentikan pengayaan uranium, Araghchi mengatakan kepada wartawan di sela-sela pertemuan pemerintah pada hari Rabu (16/4) bahwa program pengayaan tersebut tidak dapat dinegosiasikan.
“Kita telah mendengar berbagai pernyataan dan sikap yang kontradiktif dari para pejabat AS, dan itu sama sekali tidak membantu proses negosiasi damai. Kita harus mengetahui pendapat mereka yang sebenarnya melalui negosiasi. Jika mereka menunjukkan sikap yang konstruktif maka negosiasi akan bisa dimulai mengenai kesepakatan potensial. Hak Iran dalam pengayaan uranium tak bisa dinegosiasikan,” ujar Araghchi.
Dia menambahkan, “Yang pasti ialahbahwa pengayaan uranium Iran adalah realitas, telah diterima, dan nyata. Kami siap membangun kepercayaan dalam menanggapi potensi kekuatiran, tapi esensi dari masalah pengayaan tersebut tidak dapat dinegosiasikan.”
Menanggapi pertanyaan tentang tujuan kunjungannya ke Moskow, Araghchi mengatakan: “Tujuan kunjungan ini adalah untuk menyampaikan pesan Pemimpin Revolusi Islam kepada para pemimpin Rusia, dan insya Allah, pesan ini akan disampaikan kepada Tuan Putin dalam pertemuan yang akan diadakan antara kami.”
Mengenai berlanjutnya tekanan AS terhadap Iran selama negosiasi, Menteri Luar Negeri Iran mengatakan, “Sikap dan tindakan kami jelas. Kami tidak akan mencapai apa pun melalui tekanan. Jika negosiasi dilakukan dengan pijakan yang setara dan dalam suasana yang saling menghormati, negosiasi dapat dilanjutkan, tapi melalui tekanan dan sikap memaksakan, tidak akan ada yang tercapai. Kami telah membuktikannya dalam praktik dan pendirian kami. Kami akan menghadiri negosiasi dengan tenang dan yakin, tanpa dipengaruhi oleh tekanan atau tren apa pun.” (mm/alalam)
