Haifa, LiputanIslam.com – Media Israel melaporkan serangan ganda berupa penabrakan mobil dan penembakan di dekat pos pemeriksaan di kota Haifa, menewaskan satu pemukim Zionis dan melukai beberapa lainnya.
Media Israel melaporkan pada hari Senin (24/3) bahwa serangan ganda itu terjadi di daerah Yokneam Illit di sebelah timur Haifa, dan menewaskan seorang pemukim dan melukai beberapa pemukim lainnya.
Polisi melaporkan bahwa pelaku tiba di tempat kejadian dan menabrak sejumlah pemukim di stasiun bus dengan mobilnya, lalu menembaki orang yang lewat, melukai beberapa orang lainnya di tempat kejadian.
Menurut layanan ambulans Israel, operasi itu mengakibatkan kematian seorang pemukim dan cederanya beberapa orang lainnya, sementara pelakunya “dilumpuhkan” (gugur).
Saluran Israel Kan melaporkan bahwa pelaku serangan itu adalah seorang Palestina dari wilayah pendudukan tahun 1948.
Sumber-sumber Israel mengklaim tidak ada kemajuan dalam negosiasi dengan Hamas dengan dalih bahwa faksi pejuang Palestina ini tidak menunjukkan keinginan untuk kembali ke meja perundingan dan membahas rencana utusan AS Witkoff.
Kantor Perdana Menteri Israel mengatakan Benjamin Netanyahu telah melakukan pembicaraan telefon dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio. Dalam pembicaraan ini, kedua belah pihak membahas perkembangan regional, dengan fokus pada pembebasan sandera dan pertempuran baru di Jalur Gaza.
Menurut pengumuman resmi, Menteri Luar Negeri Rubio menyatakan dukungan “teguh” AS terhadap Israel dan kebijakannya.
Pernyataan itu mengemuka ketika Israel bersiap meningkatkan kampanye militernya di Jalur Gaza. (mm/almayadeen/raialyoum)