Sanaa, LiputanIslam.com – Angkatan Bersenjata Yaman mengaku telah menyerang kapal induk AS di bagian utara Laut Merah dengan beberapa rudal dan drone, untuk kedua kalinya dalam sehari.
Hal itu disampaikan dalam pernyataan yang disiarkan televisi oleh juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Brigjen Yahya Saree, Senin (17/3)
“Menanggapi agresi AS yang berkelanjutan terhadap negara kami, Angkatan Bersenjata Yaman telah menyerang kapal induk AS USS Harry Truman di Laut Merah utara untuk kedua kalinya dalam waktu 24 jam,” ungkapnya.
Dia menambahkan, “Serangan itu dilakukan dengan sejumlah rudal balistik, rudal jelajah, dan pesawat tanpa awak dalam bentrokan yang berlangsung selama beberapa jam.”
Dia menjelaskan, “Angkatan bersenjata berhasil menggagalkan serangan agresif yang hendak dilancarkan musuh terhadap negara kami, dengan memaksa jet tempurnya kembali ke tempat lepas landasnya, setelah menembakkan sejumlah rudal dan pesawat nirawak ke kapal induk dan sejumlah kapal perang yang menyertainya.”
Saree juga mengatakan, “Angkatan Bersenjata Yaman menghadapi agresi kriminal ini dan menanggapi eskalasi dengan eskalasi. Mereka akan terus melaksanakan apa yang dinyatakan dalam pidato Pemimpin Besar (Sayid Abdul Malik al-Houthi) mengenai opsi eskalasi tambahan jika agresi terhadap Yaman berlanjut.” (mm/alalam)