Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Hamas: Trump Persulit Perjanjian Gencatan Senjata

Published 07/03/2025 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Gaza, LiputanIslam.com –  Juru bicara Hamas Hazem Qassem, Kamis (6/3), menyatakan bahwa ancaman yang dikeluarkan oleh Presiden AS Donald Trump terhadap Hamas “mempersulit masalah yang terkait dengan perjanjian gencatan senjata dan mendorong pemerintah pendudukan (Israel) untuk bersikap lebih ketat.”

Trump dalam sebuah posting di platform Truth Social pada Rabu malam mengeluarkan apa yang disebutnya sebagai “peringatan terakhir” kepada gerakan Hamas, dengan mengancam akan mengakhiri kekuasaan faksi pejuang ini jika tidak segera membebaskan semua tawanan Israel dan memulangkan tawanan yang telah meninggal.

Qassem dalam siran pers mengatakan, “Ada kesepakatan yang ditandatangani, dan Washington menjadi mediator di dalamnya, dan itu mencakup pembebasan semua tahanan dalam tiga tahap, dan Hamas telah melaksanakan apa yang harus dilakukannya pada tahap pertama, sementara Israel menghindari tahap kedua.”

Qassem menekankan bahwa jika Trump tertarik pada pembebasan tawanan Israel maka harus menekan Perdana Menteri pemerintah pendudukan Benjamin Netanyahu untuk memulai negosiasi pada fase kedua perjanjian Gaza.

“Pemerintah AS diharuskan menekan pendudukan untuk memasuki tahap kedua perundingan, sebagaimana ditetapkan dalam perjanjian gencatan senjata,” tegasnya.

Qassem memperingatkan bahwa rezim pendudukan Israel akan mengeksploitasi pernyataan Trump “untuk meningkatkan blokade Gaza dan memperketat kebijakan yang melaparkan penduduknya.”

Minggu pagi lalu, tahap pertama perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza berakhir tanpa memasuki perundingan untuk tahap kedua, yang seharusnya dimulai pada hari ke-16 tahap pertama perjanjian (3 Februari).

Namun Netanyahu menghalangi kesepakatan tersebut dengan meminta perpanjangan tahap pertama kesepakatan pertukaran untuk pembebasan sebanyak mungkin tahanan Israel di Gaza, tanpa memberikan imbalan atau melengkapi hak-hak yang dibebankan padanya dalam perjanjian periode sebelumnya. Permintaan ini ditolak oleh faksi-faksi Palestina, yang dipimpin oleh gerakan Hamas.

Hazem Qassem mengatakan bahwa para mediator terus melanjutkan kontak mereka untuk memaksa Israel memulai negosiasi pada tahap kedua perjanjian gencatan senjata Gaza, yang telah ditolak oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

“Para mediator (Mesir, Qatar dan AS) melanjutkan kontak mereka untuk memastikan pelaksanaan tahap-tahap yang tersisa dari perjanjian gencatan senjata, dan untuk mewajibkan pendudukan untuk memulai negosiasi untuk tahap kedua perjanjian tersebut,” terangnya.

Dia juga mentakan, “Hamas menegaskan komitmennya terhadap semua tahapan perjanjian, dan kami berharap kontak para mediator akan menghasilkan penyelesaian implementasi tahapan perjanjian oleh pendudukan Israel.” (mm/alalam/raialyoum)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account