Gaza, LiputanIslam.com – Juru bicara Hamas Hazem Qassem menegaskan pihaknya menolak mentah-mentah persyaratan rezim Zionis Israel untuk perpanjangan tahap pertama perjanjian gencatan senjata.
Juru bicara Hamas Hazem Qassem mengatakan pada hari Sabtu (1/3) bahwa perpanjangan tahap pertama perjanjian gencatan senjata dalam bentuk yang diusulkan oleh pendudukan tidak dapat diterima oleh Hamas.
Dalam sebuah pernyataan kepada TV Al-Arabiya Hazem Qassem bahwa saat ini tidak ada negosiasi dengan Hamas mengenai fase kedua , dan bahwa “pendudukan bertanggung jawab karena tidak memulai negosiasi pada fase kedua perjanjian Gaza.”
“Rezim pendudukan ingin membebaskan tawanannya dengan kemungkinan melanjutkan agresi di Jalur Gaza, dan mereka menghindari komitmen untuk mengakhiri perang dan menarik diri sepenuhnya dari Gaza,” ungkapnya.
Dia juga menegaskan, “Rezim pendudukan berusaha mengembalikan keadaan ke titik awal dengan mengocok kartu.” (mm/alalam)