AlQuds, LiputanIslam.com – Tentara Zionis Israel sempat mempertimbangkan untuk mengebom jenazah mantan pemimpin Hizbullah Sayid Hassan Nasrallah ketika akan dimakamkan di Beirut, di ibu kota Lebanon.
Dikutip channel 14 Israel, Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Herzi Halevi, mengisyaratkan bahwa IDF sempat mempertimbangkan pengeboman jenazah Sayid Hassan Nasrallah.
“Saya berada di dalam mobil selama 10 hingga 15 menit, untuk konsultasi. Apakah Anda ingin menebak apa yang sedang saya konsultasikan? Mengenai mayat Nasrallah..kami ragu-ragu,” kata Halevi kepada para pelajar Divisi Infanteri 1 dan warga sipil.
Halevi kemudian menoleh ke hadirin dan berkata, “Apa yang belum kita putuskan?” Hadirin menjawab: “Serang.” Dia pun tersenyum dan mengatakan, “Kalian mengerti. Siapa yang mendukung itu?”
Saluran Israel tersebut menyatakan bahwa pernyataan Halevi itu merupakan isyarat mengenai keinginan untuk pemboman jenazah Sayid Nasrallah.
Gerakan perlawanan Hizbullah Lebanon pada Ahad lalu menggelar upacara akbar pemakaman untuk Sayid Hassan Nasrallah, hampir lima bulan setelah dia gugur akibat serangan udara Israel.
Upacara yang dihadiri oleh jutaan pelayat dari dalam dan luar negeri itu diadakan di Stadion Camille Chamoun Sports City, stadion olahraga terbesar di Lebanon, di pinggiran pinggiran selatan Beirut.
Bersamaan dengan upacara tersebut IDF menerbitkan foto-foto yang mendokumentasikan momen pembunuhannya. Di akun resmi IDF, rekaman video dari pesawat nirawak dipublikasikan konten mengenai momen serangan udara dahsyat Israel di kawasan Dahieh, Beirut selatan, yang mengggurkan Sayid Nasrallah. (mm/raialyoum)