Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Pertama Kali, Pasukan Yaman Serang Jet Tempur AS dengan Rudal SAM

Published 23/02/2025 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Washington, LiputanIslam.com –    Tiga pejabat senior militer AS mengatakan kepada Fox News pada hari Sabtu (22/2) bahwa pasukan Ansarullah Yaman telah menembakkan rudal permukaan-ke-udara  (surface-to-air missile /SAM) untuk pertama kalinya terhadap  jet tempur F-16 AS dan sebuah pesawat nirawak pada tanggal 19 Februari.

Pesawat itu terbang di lepas pantai Yaman di atas Laut Merah ketika rudal itu ditembakkan, tapi tidak mengena pesawat.

Pasukan Yaman kubu Ansarullah itu juga menembakkan rudal SAM lainnya ke pesawat nirawak MQ-9 Reaper AS yang terbang di atas Yaman di luar wilayah kendali kelompok itu pada hari yang sama.

Peristiwa ini tercatat sebagai yang pertama kalinya di mana pasukan Yaman menembakkan rudal SAM ke jet tempur F-16 AS, dan ini merupakan peningkatan besar dalam interaksi militer yang sedang berlangsung antara pasukan Yaman dan pasukan AS, menurut para pejabat senior AS.

Di bawah pemerintahan Biden, militer AS mempertahankan kapal perangnya yang berpatroli di Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab, mengawal kapal-kapal komersial dan mencegah serangan terhadap mereka oleh pasukan Yaman.

Serangan pasukan Yaman dimulai tak lama setelah tentara Israel menginvasi Gaza, dan kemudian Komando Pusat AS meningkatkan serangannya terhadap pasukan Yaman dengan tujuan menghancurkan infrastruktur dan fasilitas penyimpanan senjata.

Kini terjadi polemik di tingkat tertinggi militer AS tentang cara terbaik untuk menghadapi pasukan Yaman, yang telah dicantumkan kembali oleh pemerintahan Trump ke dalam daftar teroris.

Perdebatannya sekarang adalah apakah lebih baik mengambil pendekatan “anti-terorisme” yang lebih tradisional dalam menangani kelompok tersebut, dengan serangan berkelanjutan yang menargetkan individu yang merencanakan dan melaksanakan serangan berkelanjutan, atau mengambil pendekatan yang lebih defensif dan terus menargetkan infrastruktur dan fasilitas penyimpanan senjata.

Fox News melaporkan bahwa penggunaan pendekatan anti-terorisme akan menjadi eskalasi besar dan beberapa orang mengatakan hal itu mahal pada saat sumber daya militer, termasuk drone MQ-9 Reaper, dialihkan ke perbatasan selatan.

Pada akhirnya, Gedung Putih harus membuat keputusan tentang kebijakan ini, menurut sumber yang sama.

Para pemimpin militer senior meyakini bahwa mungkin hanya masalah waktu sebelum rudal Houthi menyerang kapal Angkatan Laut AS, yang berpotensi menimbulkan korban jiwa dan kerusakan parah pada kapal induk dan kapal perusak yang telah berpatroli di Laut Merah sejak tak lama setelah serangan 7 Oktober. (mm/raialyoum)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy3
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account