Teheran, LiputanIslam.com – Iran memamerkan drone bernama Hadid 110, yaitu pesawat nirawak (UAV) kamikaze bermesin jet, yang menjadi salah satu prestasi terbaru Kementerian Pertahanan Iran, Rabu (12/2).
Senjata baru itu diperlihatkan dalam kunjungan Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayyid Ali Khamenei ke pameran pencapaian industri pertahanan negara, yang mencakup pencapaian dan kemampuan terkini industri pertahanan negara di bidang pertahanan udara, rudal balistik, rudal jelajah, amunisi pintar, luar angkasa, pesawat nirawak, pesawat terbang, kapal angkatan laut, dan energi.
Drone Hadid 110 merupakan salah satu pencapaian terbaru Kementerian Pertahanan Iran yang diresmikan pada pameran ini. Drone ini memiliki desain segitiga, dilengkapi dengan mesin jet, dan dirancang untuk melakukan operasi kamikaze.
Belum ada rincian lebih jauh mengenai pesawat yang dirilis itu.
Pameran tersebut juga menampilkan kapal selam nirawak kecil yang meluncurkan pesawat nirawak untuk menghancurkan target musuh. Kapal selam muncul itu di permukaan air dalam waktu singkat dan meluncurkan pesawat nirawak ke arah target.
Dalam kata sambutannya pada kunjungan tersebut Ayatullah Ali Khamenei memuji bangsa Iran karena telah menyampaikan “pesan persatuan” kepada masyarakat internasional pada peringatan 46 tahun Revolusi Islam 1979.
Dia menekankan bahwa perayaan pada peringatan tahun ini bukan sekadar peringatan, melainkan juga merupakan aksi perlawanan dan persatuan nasional yang kuat.
“Ini merupakan pesan persatuan dari rakyat Iran. Meskipun ada ancaman bodoh yang terus-menerus terhadap kita, rakyat Iran menunjukkan kepada dunia identitas mereka, kekuatan mereka, dan tekad mereka yang tak tergoyahkan,”ucapnya.
“Tanggal 22 Februari tahun ini merupakan salah satu perayaan Revolusi yang paling luar biasa,” sambungnya.
Ayatullah Khamenei juga mengatakan, “Itu merupakan kebangkitan rakyat, gerakan nasional yang agung. Orang-orang turun ke jalan, menyuarakan pendapat mereka, dan menyampaikan pandangan mereka melalui media, di seluruh negeri. Ini adalah kebangkitan sejati rakyat, gerakan nasional yang besar.”
Dia menjelaskan, “Meskipun media terus-menerus membombardir, perang psikologis, dan ancaman tak berdasar dari musuh terhadap perkembangan bersejarah tersebut, rakyat Iran tetap teguh pada komitmen mereka terhadap nilai-nilai revolusi dengan menunjukkan dukungan kuat mereka kepada acara tersebut selama pawai akbar tahun ini.”
Ayatullah Khamenei juga menyorot partisipasi dan antusiasme kaum muda dalam perayaan tersebut, yang terlihat di berbagai kota di negara tersebut, tidak hanya di Teheran dan pusat-pusat kota besar, melainkan juga di kota-kota dan desa-desa terpencil.
“Bahkan di kota-kota yang cuacanya buruk dan kondisinya tidak mendukung, jutaan warga Iran berpartisipasi, menunjukkan keinginan kolektif mereka,” pungkasnya. (mm/alalam/presstv)