Sanaa, LiputanIslam.com – Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman, BrigjenYahya Saree, mengumumkan pelaksanaan operasi serangan terhadap target militer Israel dan target AS di Laut Merah, sementara massa pengunjuk rasa aksi peduli Palestina di Yaman mengucapkan selamat atas ketahanan bangsa Palestina.
Yahya Saree, pada hari Jumat (17/1) menyatakan bahwa “target vital rezim pendudukan Israel diserang di wilayah Umm al-Rashrash, sebelah selatan Palestina pendudukan,” dan bahwa “operasi tersebut dilakukan dengan empat rudal jelajah, dan berhasil mencapai tujuannya.”
Dia juga menyebutkan bahwa pasukan nirawak Yaman melakukan dua operasi militer dan sukses mencapai tujuan. Yang pertama menyerang target di wilayah Jaffa dengan tiga pesawat nirawak, dan operasi kedua menyerang pusat vital di wilayah Ashkelon dengan satu pesawat nirawak.
Saree menambahkan bahwa operasi keempat dilakukan oleh Angkatan Laut Yaman terhadap kapal induk AS USS Harry Truman dengan sejumlah pesawat nirawak, yang merupakan serangan ketujuh sejak kedatangan kapal raksasa itu di Laut Merah.
Dia memastikan pasukan Yaman siap menghadapi setiap perkembangan atau eskalasi AS-Israel terhadap Yaman, dan pasukan Yaman akan memantau perkembangan situasi di Jalur Gaza.
Saree menambahkan bahwa Yaman akan mengambil opsi eskalasi yang tepat jika Israel melanggar perjanjian atau meningkatkan operasinya terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza.
Menurutnya, rakyat, para pejuang, para pemimpin dan tentara Yaman tidak akan meninggalkan bangsa dan cita-cita Palestina sampai semua wilayahnya dibebaskan dan kaum Zionis terusir dari sana.
Sementara itu, jutaan massa pengungjuk rasa bela Palestina di Lapangan Al-Sabeen, Sanaa, ibu kota Yaman, di hari yang sama dalam deklarasinya memuji keteguhan rakyat Palestina dan perlawanan para pejuang mereka terhadap kejahatan Israel sebagai “legendaris dan tiada taranya.”
Massa mememikkan “bersama Gaza, perjuangan kami meningkat hingga agresi berhenti dan blokade dicabut”. Massa menyatakan, “Israel dalam putaran ini menerima pukulan terkuat dan gesekan paling parah dalam sejarah pendudukannya yang temporal.”
Mereka menegaskan, “Putaran ini merupakan perwujudan citra persatuan dan persaudaraan yang paling kuat melalui barisan pendukung yang di dalamnya bercampur darah umat.”
Massa aksi nasional Yaman itu dalam deklarasinya juga mengucapkan selamat kepada bangsa Palestina atas kemenangan ini, serta kepada pasukan perlawanan dan front pendukung, terutama Hizbullah dan para pejuang resistensi Islam di Irak. Mereka juga menegaskan kesiapan penuh mereka untuk beraksi secara total demi melawan segala bentuk eskalasi kejahatan Israel. (mm/almayadeen)