Teheran, LiputanIslam.com – Pasukan Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menggelar latihan militer berskala besar di dekat fasilitas nuklir Natanz, provinsi Isfahan, di bagian tengah negara ini.
Tahap pertama latihan dengan nama sandi Eqtedar 1403 dimulai pada hari Selasa (7/1) di pinggiran fasilitas pengayaan uranium Natanz atas instruksi komandan Pangkalan Pertahanan Udara Khatam al-Anbia, Brigjen Qader Rahimzadeh.
Selama fase latihan militer ini, unit pertahanan udara Pasukan Dirgantara IRGC memberikan perlindungan lengkap terhadap situs nuklir Shahid Ahmadi Roshan, yang juga dikenal sebagai situs Natanz, di depan berbagai ancaman udara dalam kondisi peperangan elektronik yang kritis.
Pasukan militer Iran menggelar latihan rutin sesuai jadwal terperinci di berbagai wilayah negara ini untuk menguji persenjataan dan peralatan mereka serta mengevaluasi kesiapan tempur mereka.
Pejabat Iran telah berulang kali menegaskan bahwa negara republik Islam ini tidak akan pernah ragu untuk memperkuat kemampuan militernya yang sepenuhnya dimaksudkan untuk pertahanan terhadap potensi ancaman baru. (mm/presstv)