Sanaa, LiputanIslam.com – Angkatan Bersenjata Yaman mengumumkan pihaknya telah sukses melancarkan serangan terhadap target berupa pembangkit listrik Israel di sebelah timur wilayah pendudukan Jaffa, selatan Tel Aviv, dengan rudal balistik hipersonik Palestina 2.
Juru Bicara Angkatan Bersenjata Yaman Brigjen Yahya Saree saat menyatakan hal itu pada hari Jumat (3/1) juga menyebutkan bahwa Pasukan Drone Angkatan Bersenjata Yaman melancarkan operasi militer terhadap sasaran militer Israel di wilayah Yafa (Jaffa) dengan menggunakan drone Yafa, dan operasi ini juga berhasil mencapai tujuannya.
Dia menjelaskan bahwa kedua operasi itu dilancarkan demi membela rakyat tertindas dan para pejuang Palestina serta sebagai tanggapan atas pembantaian Israel terhadap penduduk Gaza, sebagai bagian dari dukungan tahap kelima, dan sebagai respon atas agresi Israel terhadap Yaman sendiri.
Angkatan Bersenjata Yaman, lanjut Saree, menegaskan tinggi kesiapan mereka untuk menghadapi segala bentuk “aksi bodoh” pasukan agresor AS dan Israel atau mereka yang terlibat dengan mereka dari pihak mana pun.
Dia juga memperbarui seruan Angkatan Bersenjata Yaman kepada segenap kaum merdeka di dunia Arab dan Islam untuk mengambil tindakan serius guna menghentikan pembantaian Israel terhadap orang Palestina di Gaza
Saree menegaskan bahwa operasi militer Yaman dalam mendukung para pejuang di Gaza merupakan tindakan yang benar, akan terus berlanjut, dan tidak akan berhenti kecuali dengan terhentinya agresi militer dan blokade Israel terhadap Gaza.
Beberapa laporan menyebutkan bahwa sebuah rudal yang ditembakkan dari Yaman menghantam lokasi di daerah sekitar kota Al-Quds (Yerussalem), setelah pertahanan udara Israel gagal mencegatnya.
Tentara Israel mengaku telah mendeteksi peluncuran rudal dari Yaman, dan menyatakan bahwa “serpihan” rudal Yaman telah jatuh di pemukiman Modi’in, di sekitar Al-Quds.
Sirene berbunyi di beberapa wilayah di wilayah tengah Palestina pendudukan setelah rudal Yaman terdeteksi. Front Dalam Negeri Israel menyatakan sirene berbunyi di lebih dari 150 permukiman dan kota pada dini hari.
Pihak ambulan Israel mengumumkan bahwa 12 pemukim terluka saat berhamburan menuju tempat penampungan, dan 9 lainnya menderita panik setelah sebuah rudal ditembakkan dari Yaman.
Rekaman video memperlihatkan pemukim berlarian ke tempat perlindungan di Masjid Ibrahimi di Al-Quds, dan penumpang melarikan diri melalui Bandara Ben Gurion setelah sirene berbunyi.
Demo Akbar
Untuk bulan ke-14 berturut-turut, aksi peduli Gaza berlanjut di Sanaa, ibu kota Yaman, dan di berbagai provinsi negara ini.Massa demonstran mengutuk kontinyuitas kejahatan rezim pendudukan terhadap orang Palestina di Jalur Gazaserta di berbagai kota dan daerah Palestina lainnya. Mereka menegaskan dukungan mereka kepada bangsa Palestina.
Massa juga mengecam sikap Arab dan internasional membiarkan berlanjutnya kejahatan dan perang genosida terhadap penduduk Gaza. Massa di berbagai alun-alun Yaman kembali menyerukan pembelaan bangsa Palestina dan penghentian agresi Israel. Mereka juga mengutuk dukungan AS dan Barat kepada rezim pendudukan.
Massa juga mengutuk agresi AS dan Inggris terhadap Yaman yang sudah berjalan lebih dari setahun. Mereka menegaskan tidak akan mundur dari kegigihan mereka mendukung Gaza, kecuali jika agresi terhadap Gaza dan Yaman dihentikan. Massa yang berkonsentrasi di berbagai alun-alun di Yaman juga mengapresiasi serangan dan operasi militer Yaman terhadap Israel.
Mereka menekan keharusan kontinyuitas dan intensifikasi serangan itu sampai agresi terhenti. Dengan demikian, rakyat Yaman berkomitmen untuk terus menggelar aksi di lapangan bersamaan dengan kontinyuitas dukungan politik dan militer (mm/alalam/alaraby)