
Baghdad, LiputanIslam.com – Jamaah Ulama Irak, yang merupakan organisasi ulama Ahlussunnah, menyatakan bahwa kaum Muslim Sunni Irak memantau dengan cermat perkembangan situasi di Irak, dan akan turut berperang melawan kaum ekstremis takfiri demi membela kehormatan.
“Mereka terlampau sadar untuk dapat terseret ke lembah sektarianisme dan pembantaian,” tegas Jamaah Ulama Irak dalam sebuah statemen yang dirilis pada hari Rabu (4/12).
“Tidaklah aneh apabila orang-orang yang pada tahun 2014 mendukung organisasi teroris ISIS dan memusuhi para revolusioner dari kelompok-kelompok adat kini menyatakan dukungan yang jelas kepada kawanan bersenjata di Suriah,” lanjut pernyataan itu.
Jamaah Ulama Irak menyoal aksi kelompok takfiri yang mengatasnamakan oposisi Suriah itu.
“Oposisi macam apa, membunuh orang-orang tak berdosa, dan memutilasi korban?” ungkap Jamaah Ulama Irak.
Dilaporkan bahwa pemerintah dan rakyat Irak mendukung pemerintah Suriah secara politik, militer dan kemanusiaan dalam melawan kelompok-kelompok militan bersenjata yang melancarkan serangan besar dalam sepekan terakhir terhadap Tentara Arab Suriah (SAA) di provinsi Aleppo dan Idlib sebelum kemudian provinsi Hama. (mm/almayadeen/alalam)