Beirut, LiputanIslam.com – Penasihat Pemimpin Besar Iran, Ali Larijani, kepada wartawan di ibu kota Lebanon, Beirut, pada hari Jumat (15/11), usai pertemuan dengan Ketua Parlemen Lebanon, Nabih Berri, memastikan Iran terus mendukung front perlawanan regional dalam segala keadaan.
Ditanya apakah Iran menyerah dalam mendukung perlawanan, Larijani berkata, “Saya kira Anda serius sekali menanggapi lelucon. Siapa yang mengatakan demikian?”
“Kami mendukung perlawanan dalam segala situasi,” tambahnya, sembari menekankan bahwa kunjungannya ke Lebanon dimaksudkan untuk menyampaikan pesan ini.
“Kami menganggap bahwa mendukung rakyat Lebanon dan tuntutan mereka adalah tanggung jawab kami, dan berharap agar kondisi negara ini diperbaiki sesegera mungkin.”
Mantan ketua parlemen Iran ini berharap agar warga yang terusir akibat serangan gencar Israel di Lebanon selatan dapat segera kembali ke tempat tinggal mereka.
Israel meningkatkan serangan besarnya terhadap Lebanon sejak Oktober lalu, dan sejauh ini telah membunuh lebih dari 3.360 orang dan merusak sekitar 100.000 rumah.
Namun, Larijani menyatakan Hizbullah mampu membela Lebanon.
“Hizbullah adalah gerakan yang tangguh. Bangsa Lebanon juga merupakan bangsa yang tangguh,” ujarnya.
Larijani mengatakan bahwa pejuang dan rakyat Lebanon sangat menyadari bagaimana mereka harus bertindak membela negara dan melawan kekejaman rezim Israel dan sekutunya.
Dia mengaku telah menyampaikan pesan dari Ayatullah Khamenei kepada Berri, tetapi tidak memberikan informasi apa pun mengenai isinya.
Dia mengomentari pengumuman Perdana Menteri Lebanon Najib Mikati sebelumnya pada hari itu bahwa Lebanon “memprioritaskan” penerapan Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa 1701.
Resolusi yang diadopsi untuk mengakhiri perang rezim Israel tahun 2006 di Lebanonitu telah mempercayakan pemeliharaan keamanan di wilayah Lebanon selatan kepada pasukan penjaga perdamaian PBB.
“Kami mendukung masalah penting apa pun yang diterima oleh otoritas Lebanon dan ku perlawanan,” kata Larijani. (mm/presstv)